Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tetes Penuhi Jalan Rejoso usai Truk Tangki Saling Nutul

Jawanto Arifin • Minggu, 22 November 2020 | 06:55 WIB
SEMPAT MACET: Truk tangki muat tetes yang berhenti di jalan raya Rejoso, Jumat (20/11) malam. Akibat tangki truk ini bocor, jalan raya penuh tetes. (Foto: Istimewa)
SEMPAT MACET: Truk tangki muat tetes yang berhenti di jalan raya Rejoso, Jumat (20/11) malam. Akibat tangki truk ini bocor, jalan raya penuh tetes. (Foto: Istimewa)
REJOSO, Radar Bromo - Kemacetan panjang sempat terjadi di Jalur Rejoso, tepatnya depan Jembatan Timbang, Jumat (20/11) malam. Itu setelah sebuah truk tangki muat tetes mengalami kebocoran. Akibatnya tetes tumpah memenuhi jalan. Syukur tidak sampai terjadi korban jiwa dalam peristiwa ini.

Peristiwa ini diketahui terjadi sekitar pukul 19.00. Malam itu, truk tangki nopol D 9041 VA yang dikemudikan Andri Hidayat, 44, warga Desa Purwoasri, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang berjalan dari arah timur ke barat. Ia hendak menuju Kota Solo, Jawa Tengah.

Di belakang truk tangki ini ada rekannya, Yogi Alamsyah, 25, warga Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Ia mengemudikan truk tangki nopol D 9413 AC. Keduanya melaju dengan kecepatan sedang. Namun petaka terjadi di depan Jembatan Timbang Rejoso. Saat itu, tiba-tiba truk yang dikemudikan Yogi Alamsyah, menabrak truk tangki yang dikemudikan Andri Hidayat.

"Yang tertabrak itu bagian keran tangki di bagian belakang. Akibatnya muatan tetes pun tumpah ke jalan dan memenuhi jalan di sisi selatan. Mereka ini sama-sama mau ke Solo. Untung tidak ada korban akibat muatan yang bocor ini," ungkap Kanit Laka Satlantas Polres Pasuruan Kota, Ipda Indah Ramadhani.

Kondisi ini membuat jalan menjadi licin. Unit Laka Satlantas Polres Pasuruan Kota yang datang ke lokasi langsung memberlakukan sistem satu lajur. Pengendara yang berjalan dari sisi barat maupun sisi timur diminta untuk berjalan dengan hati-hati dengan menggunakan lajur utara saja. Kondisi ini membuat jalan setempat sempat macet sepanjang satu kilometer.

"Jalur Rejoso kembali normal usai jalan yang licin disemprot dengan air menggunakan truk damkar milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan pada pukul 22.00. Proses evakuasi sendiri memakan waktu sekitar tiga jam," sebut Indah. (riz/fun) Editor : Jawanto Arifin
#satlantas polres pasuruan kota #jalan licin #kecelakaan rejoso #tetes penuhi jalur pantura