Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Turun Bromo Motor Dimatikan, Pengantin Baru Masuk Jurang, Istri Tewas

Muhammad Fahmi • Selasa, 17 November 2020 | 05:02 WIB
NAHAS: Korban Irvan Joko Utomo saat dirawat di Puskesmas Tosari. Inset foto resepsi pasutri yang baru menikah 3 hari. (Unit Lantas Kejayan for Jawa Pos Radar Bromo)
NAHAS: Korban Irvan Joko Utomo saat dirawat di Puskesmas Tosari. Inset foto resepsi pasutri yang baru menikah 3 hari. (Unit Lantas Kejayan for Jawa Pos Radar Bromo)
TOSARI, Radar Bromo – Malang dialami pasangan pengantin baru Irvan Joko Utomo, 38, dan Khoirunnisa, 25. Motor yang mereka kendarai jatuh ke jurang sedalam 15 meter di Desa Baledono, Kecamatan Tosari.

Khoirunnisa sang istri pun meninggal di lokasi kejadian. Sementara itu, suaminya Irvan mengalami luka parah di bagian kepala. Dia dirujuk ke RSUD Bangil setelah sempat dirawat di Puskesmas Tosari.

Kecelakaan tunggal ini terjadi di jalan turunan Desa Baledono, Kecamatan Tosari, Senin (16/11), sekitar pukul 11.30. Pasutri ini baru turun dari kawasan Gunung Bromo. Mereka mengendarai motor Honda Vario warna Hitam Nopol N 4235 XG. Irvan yang menyetir, sementara istrinya dibonceng.

Diduga karena jalan menurun, mesin motor lantas dimatikan. Akibatnya, kendaraan melaju tidak terkendali dan hilang keseimbangan. Motor lantas oleng ke kiri, kemudian jatuh ke badan jalan dan masuk ke jurang dengan kedalaman sekitar 15 meter.

Khoirunnisa pun langsung meninggal di lokasi kejadian. Korban mengalami robek pada bagian kepala atas. Sedangkan suami Irvan, juga mengalami luka berat. Kepala kanan robek, hidung robek, dan kaki kanan memar. Namun, dia masih bisa diselamatkan.

“Suaminya juga luka berat dan langsung dibawa ke Puskesmas Tosari untuk perawatan intensif. Namun, kemudian dirujuk ke RSUD Bangil” terang Kaposlantas Kejayan Aiptu Suwandi.

Berdasarkan keterangan Irvan menurut Aiptu Suwandi, mereka berdua adalah pasangan pengantin baru. Baru tiga hari mereka menikah. Irvan berasal dari Desa Karangsentul, Kecamatan Gondangwetan dan Khoirunnisa merupakan warga Pohgedang, Kecamatan Pasrepan.

“Entah habis honeymoon ke Bromo, saat pulang di jalan turunan itu mesin motor dimatikan. Akibatnya kendaraan hilang keseimbangan dan jatuh,” jelas Suwandi. (eka/hn)

  Editor : Muhammad Fahmi
#pasutri nyemplung jurang #pasutri kecelakaan #kecelakaan jalur bromo #kecelakaan tosari #kecelakaan pasuruan #kecelakaan maut #kecelakaan vario