Wakil Ketua II KONI Kota Pasuruan Dwi Agustinus membenarkan bahwa Herman wafat. "Benar, kami sedang berduka atas meninggalnya Pak Herman," kata Andik -sapaan Dwi Agustinus.
Selama sepekan terakhir, Herman berusaha melawan sakitnya saat dirawat di RSAL Surabaya. Kondisi kesehatannya menurun tepat pada pekan lalu setelah berolahraga sepeda. Sejak itu, Herman dirawat di rumah sakit dalam keadaan tidak sadarkan diri hingga meninggal.
"Beliau (Herman Suryanto, Red) orang baik. Kami di KONI sangat merasa kehilangan," ungkap Andik.
Herman terpilih sebagai Ketua KONI Kota Pasuruan pada akhir tahun lalu. Di dunia olahraga, Herman juga pernah menduduki jabatan sebagai Ketua Persatuan Catur Kota Pasuruan serta sebagai Sekertaris KONI Pasuruan.
Di samping itu, Herman juga pernah menjadi bagian dari birokrasi Pemkot Pasuruan. Dua tahun sebelum pensiun pada 2017, Herman ditugaskan menjadi Sekretaris KPU Kota Pasuruan. (tom/fun) Editor : Jawanto Arifin