Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Dulu Ada 132 Unit Angkot di Kota Pasuruan, Sekarang Sisa Segini yang Operasional

Jawanto Arifin • Jumat, 29 Mei 2020 | 16:11 WIB
Photo
Photo
GADINGREJO, Radar Bromo - Tidak semua angkutan kota (angkot) di Kota Pasuruan rutin beroperasi. Dari ratusan angkot yang tersedia, saat ini diketahui hanya 61 angkot saja yang mengangkut penumpang setiap hari. Jumlah peminat angkot yang terus menurun menjadi pemicunya.

Kabid Angkutan Jalan pada Dishub Kota Pasuruan Samsul Arifin mengungkapkan, jumlah angkot saat ini sekitar 132 unit, namun tidak seluruhnya operasional. Pihaknya mencatat hanya 98 buah saja yang beroperasi.

"Angkot yang tercatat di kami sekitar 132 unit, namun yang rutin mengangkut penumpang cuma 61 unit saja. Sebanyak 37 angkot lainnya beroperasi saat ada permintaan saja. Sisanya lagi sebanyak 34 unit tercatat tidak pernah beroperasi," ungkapnya.

Samsul menyebut, jumlah ini tidak berubah sejak tiga tahun terakhir atau sejak tahun 2017. Kondisi ini disebabkan oleh minimnya masyarakat Kota Pasuruan yang menggunakan angkot saat ini. Sehingga, banyak sopir dan pemilik angkot memilih tidak mengoperasikan angkot untuk sehari-hari.

Sebagai gantinya, mereka biasanya menggunakan angkot untuk pariwisata atau sesuai pesanan. Misalnya ada warga yang punya hajatan dan membutuhkan transportasi, maka angkot ini pun disewakan untuk mengangkut mereka. Biasanya digunakan sistem carter.

"Kalau dari pemilik angkot rata-rata mereka menyebut saat ini peminat angkot sudah menurun. Jadi, karena itulah banyak pemilik yang memilih menggunakan angkot mereka untuk disewakan. Saat ini banyak masyarakat yang sudah punya kendaraan pribadi seperti motor. Adapula yang memilih naik ojek online karena lebih efisien," pungkasnya. (riz/fun) Editor : Jawanto Arifin
#angkutan kota pasuruan #angkot melawan ojek online #transportasi kota pasuruan