Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Larang Takbiran Keliling, Imbau Khotbah Salat Id di Pasuruan Dipercepat

Jawanto Arifin • Sabtu, 23 Mei 2020 | 16:44 WIB
Photo
Photo
PASURUAN, Radar Bromo - Warga Kota Pasuruan diminta lebih mengutamakan kekhusyukan saat malam takbir. Apalagi di tengah pandemi korona. Pemkot Pasuruan dan MUI Kota Pasuruan memperbolehkan takbiran. Namun, melarang takbiran keliling.

Sekretaris MUI Kota Pasuruan Bashori Alwi mengakui, takbiran keliling sudah menjadi tradisi masyarakat menyambut Idul Fitri. Namun, pihaknya meminta masyarakat memahami kondisi saat ini.

Karena itu, pihaknya meminta agar takbiran hanya dikumandangkan di masjid-masjid dan musala. Itu pun dengan catatan, takbiran hanya boleh diikuti dengan peserta terbatas, menjaga jarak dan mengenakan masker.

"Kami minta agar tidak menjalankan takbir keliling baik berjalan kaki maupun dengan kendaraan," ungkapnya.

Di samping itu, Pemkot dan MUI juga memperbolehkan masyarakat menunaikan salat Id di masjid dan musala. Itu juga dengan tetap menerapkan phyisical distancing.

"Penyelenggaraan salat Id juga agar mempersingkat khotbah dan bacaan surat salat, dengan tetap memperhatikan syarat rukunnya. Kemudian setelah salat Id agar tidak saling berjabat tangan," bebernya.

Selain itu, tradisi berziarah kubur sebelum dan sesudah salat Id dianjurkan untuk dihindari lebih dulu. Menurut Bashori, masyarakat bisa mendoakan ahli kubur dari rumah serta mengeluarkan sedekah bagi keluarga yang sudah meninggal.

"Begitu pun dengan halalbihalal yang dapat mengumpulkan orang banyak agar ditunda dulu," tandasnya. (tom/hn) Editor : Jawanto Arifin
#salat id saat pandemi #takbiran di kota pasuruan #salat id di kota pasuruan #larang takbiran keliling #pemkot pasuruan #mui kota pasuruan