Atas keprihatinan itu, Ketua Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan (DK3P) Ki Bagong Sabdo Sinukarto Rabu (13/5) melakukan aksi tunggal. Yakni,”jualan” ke pendapa sampai kantor Pemkab Pasuruan.
Aksi tunggal ini dilakukan sekitar pukul 10.00. Ki Bagong melakukan aksinya mulai dari Pendapa Kabupaten Pasuruan. Ki Bagong membawa alat-alat yang biasanya digunakan seniman untuk bekerja. Mulai dari wayang, topeng, pecut, dan sebagainya.
“Yang saya bawa alat-alat yang biasanya digunakan seniman untuk bekerja. Jadi, ini simbol karena alat tersebut sudah tidak bisa dipakai. Kami jual untuk makan,” terang Ki Bagong.
Selain berjalan kaki dan membawa alat seninya ke Kantor Pemkab Pasuruan di Jalan Hayam Wuruk, Kota Pasuruan, Ki Bagong juga menuliskan; “Pean tumbas barang2 kulo, Damel Nedho (Anda beli barang-barang saya, buat makan)”.
Ia berharap dengan aksinya itu ia lebih dapat perhatian dari pemerintah. “Meskipun melukis pun sekarang tidak ada yang beli, yang biasanya berkarya dengan pementasan juga sudah tidak boleh. Jadi, seniman sekarang sangat terdampak dan tidak ada penghasilan,” keluhnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pasuruan Gunawan Wicaksono memastikan, seniman di Kabupaten Pasuruan akan mendapatkan bantuan sosial dari Pemkab Pasuruan. Targetnya, sebelum Lebaran sudah diberikan kepada seniman-seniman yang terdampak.
“Kami sudah melakukan pendataan dan verifikasi terhadap seniman-seniman yang terdampak korona. Ada sebanyak 1.639 pelaku seni dan budayawan yang dipastikan mendapatkan bantuan sosial,” terangnya.
Terkait lamanya pemberian bantuan, Gunawan menjelaskan, dari Disparbud memberikan bantuan juga menunggu dasar hukum dan juknis. Termasuk pendataan dan verifikasi juga membutuhkan waktu.
“Jadi, kami juga hati-hati, jangan sampai pemberian diberikan cepat tapi tidak sesuai aturan. Namun, untuk bantuan kepada seniman kami pastikan ada dan segera diberikan sebelum Lebaran ini,” terangnya.
Tercatat ada 1.639 pelaku seni dan budayawan yang terdampak. Pemberian bantuan ini akan berupa paket sembako yang akan dibagikan 8 bulan dengan masing-masing senilai Rp 200 ribu. Untuk bantuan April-Mei akan diberikan 2 sekaligus dalam waktu dekat ini. Nantinya pemberian bantuan juga akan melibatkan DK3P sebagai Dewan Kesenian. (eka/mie) Editor : Jawanto Arifin