Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

3.000 Nelayan di Kab Pasuruan Belum Miliki Perahu Sendiri

Jawanto Arifin • Kamis, 5 Maret 2020 | 18:44 WIB
Photo
Photo
BANGIL, Radar Bromo - Jumlah nelayan di Kabupaten Pasuruan cukup tinggi. Dari catatan Dinas Perikanan setempat, ada 9.997 nelayan. Sayang, masih banyak yang belum memiliki perahu sendiri. Ada sekitar 3 ribuan nelayan.

“Kendati jumlah nelayan hampir 10 ribu, namun tercatat jumlah perahu memang hanya 7 ribu saja. Sehingga, ada 3 ribu nelayan tradisional yang terdata belum memiliki perahu sendiri,” terang Alamsyah Supriadi, kepala Bidang Kenelayanan Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan.

Menurutnya, pekerjaan nelayan memang banyak diwariskan dari turun-temurun. Sehingga, ada yang satu perahu dipakai satu keluarga dari kakek, kemudian anaknya, dan akhirnya dilanjutkan oleh cucunya.

Biasanya, mereka melaut bersama untuk mencari ikan sehingga hanya membutuhkan 1 perahu untuk melaut. Selain itu, harga perahu memang cukup mahal. Sehingga, ada juga yang sifatnya menjadi Anak Buah Kapal (ABK) dan ikut melaut bersama pemilik perahu.

“Ada juga yang sifatnya menyewa, nanti sistemnya bagi hasil. Untuk yang ikut melaut dengan pemilik perahu juga pembagian hasil ikan dibagi sesuai kesepakatan,” terangnya.

Dikatakan Alamsyah, mayoritas pemilik perahu di Kabupaten Pasuruan adalah perahu jenis kecil atau di bawah 3 GT. Saat melaut, satu perahu bisa memuat 2-3 nelayan. Yang lebih besar, bisa mencapai 8-10 orang.

“Sehingga memang lumrah nelayan melaut bersama-sama, ada yang memiliki perahu ada juga yang menjadi ABK,” terangnya. (eka/mie) Editor : Jawanto Arifin
#perahu nelayan #pemkab pasuruan #nelayan pasuruan