Edy Suwanto, kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan mengatakan, revitalisasi Pasar Warungdowo tahun ini dipusatkan di bagian tengah. Anggarannya dari APBN Tugas Pembantuan sebesar Rp 3,8 miliar.
“Pasar Warungdowo ini revitalisasinya bertahap. Setelah tahun kemarin bagian depan untuk ruko, tahun ini adalah bagian tengah pasar,” terangnya.
Revitalisasi bagian tengah ini lantaran sebelumnya kondisi pasar memang kurang representatif. Selain kurang rapi, juga saat musim hujan masih sering becek atau ada genangan air. Sehingga, membuat kondisi pasar menjadi kurang nyaman.
Untuk pembangunan revitalisasi tahun ini kurang lebih sama prototype seperti yang ada di Pasar Grati, sesuai dengan desain pusat. Ada sekitar 55 los dan 50 kios bangunan yang dibangun agar lebih representatif.
Pembangunan sendiri sudah dimulai pada Juli lalu. “Pengerjaan target November selesai dan pedagang sudah bisa menempati kios yang baru pada awal tahun 2020 mendatang,” ujarnya. (eka/mie) Editor : Jawanto Arifin