Upaya Pemdes Sungi Wetan Hidupkan BUMDes dengan Tampung Produk UKM

Jawanto Arifin • Dipublikasikan Sabtu, 31 Agustus 2019 | 21:30 WIB
Photo
Photo
Pemerintahan Desa Sungi Wetan, Kecamatan Pohjentrek terus berupaya meningkatkan perekonomian di desanya. Salah satunya dengan membentuk Badan Umum Milik Desa (BUMDes) yang rampung dibangun pada 2018 lalu. BUMDes ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan desa.

--------------

Sejumlah pria tampak berada di depan BUMDes di Desa Sungi Wetan, Kecamatan Pohjentrek. Mereka tampak terlibat dalam pembicaraan serius antara satu sama lain. Sejurus kemudian, mereka masuk ke dalam ruangan BUMDes berukuran 6x8 meter yang masih kosong itu.

“Kami sedang membahas usaha apa saja yang akan difungsikan di dalam BUMDES ini. Tentunya, usaha itu harus mampu meningkatkan perekonomian desa yang berimbas pada masyarakat,” ungkap Kades Sungi Wetan, M. Erfan.

Ia menjelaskan BUMDes ini rampung dibangun pada awal 2018 lalu. Sejauh ini, BUMDes ini belum difungsikan. Namun, beberapa waktu lalu, Pemdes mendapatkan dana dari program jalin matra. Nah, sebagian dana ini difungsikan untuk pengoperasian BUMDes.

Pemdes membeli 30 alat mesin jahit yang diperuntukkan bagi 30 pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) jasa songkok di desanya. Puluhan mesin jahit ini langsung diserahkan pada pelaku UKM ini untuk mengembangkan usaha mereka.

“BUMDes ini memang rencananya difungsikan salah satunya untuk jasa songkok. Jadi warga luar yang ingin memesan bisa melalui BUMDes. Hasilnya dibagi dua. Sebagian untuk pelaku UKM dan sebagian lagi untuk kas desa,” terangnya.

Erfan-sapaan akrabnya- menerangkan rencananya dalam waktu dekat ini, BUMDes tersebut akan difungsikan secara penuh. Pemdes berencana akan menjual alat tulis kantor (ATK) dan jasa pelayanan foto kopi serta menjual kebutuhan sehari-hari masyarakat.

“Jasa foto kopi dan ATK sangat penting. Sekarang banyak warga yang butuh buku tulis, pulpen dan foto kopi. Dan tentu hasilnya akan dimanfaatkan untuk menambah PAD desa,” terang pria yang menjabat sebagai ketua asosiasi kepala desa (AKD) Kecamatan Pohjentrek ini. (riz/fun) Editor : Jawanto Arifin
kecamatan pohjentrek desa sungi wetan