Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pasuruan Muallif Arif mengatakan, sesuai analisis yang dilakukan tim aset Pemkot, beberapa waktu lalu, Mall Poncol tidak akan disewakan pada pihak investor. Namun, pihaknya akan memfungsikannya sendiri.
“Sesuai kesepakatan dan permintaan Wawali Raharto Teno Prasetyo, Mall Poncol akan difungsikan. Lantai satu untuk Mal Pelayanan Publik, sementara lantai dua untuk sentral UKM unggulan,” ujarnya.
Namun, kata Ayik –sapaan akrab Muallif Arif-, pemfungsiannya tidak akan dilakukan dalam waktu dekat. Sebab, kondisi Mall Poncol saat ini belum layak. Rencananya, pihaknya akan mengajukan anggaran untuk rehab Mall Poncol melalui APBD 2020.
“Tentu perlu direhab dulu. Kalau kondisi saat ini ya kurang menarik. Apalagi kan kami ingin menjadikan lantai duanya sebagai sentral unggulan UKM, tentu wajah Mall Poncol harus bagus,” ujarnya.
Anggota Komisi II DPRD Kota Pasuruan Ismu Hardiyanto mengaku, menyambut positif rencana Pemkot. Diharapkan dengan pemfungsian Mall Poncol, pedagang Pasar Poncol di dekatnya ikut terimbas.
“Selama ini pedagang Pasar Poncol mengeluh karena sepi. Dengan membuat keramaian seperti ini, InsyaAllah bisa berdampak positif. Paling tidak juga bisa menambah pendapatan bagi Pemkot,” ujarnya. (riz/rud/fun) Editor : Jawanto Arifin