Kecelakaan itu membuat Lettu CZI Satria Rakhman meregang nyawa. Perwira yang menjadi Pasi Ops di Yonzipur 10 tersebut, mengalami luka pendarahan pada bagian kepala. Sementara Lettu CZI Nurdian Naji Achsa Pradana patah tulang bahu sebelah kanan.
Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo, insiden kecelakaan itu terjadi saat keduanya hendak kembali ke batalion. Sebelumnya, Satria Rakhman dan Nurdian Naji baru saja dari Kabupaten Sidoarjo. Keduanya diketahui ke Surabaya untuk menjenguk kakek Lettu Satria yakni KH Abdul Rakhman yang dikabarkan tengah sakit.
Paman Lettu Satria Rakhman, Taufikhul Ghony membenarkan jika keponakannya baru saja pulang dari menjenguk KH Abdul Rakhman yang sakit. Kecelakaan yang dialaminya itu saat ia dalam perjalanan pulang kembali ke asrama Yonzipur 10 Pasuruan.
"Mohon izin kami tidak bisa memberikan informasi lainnya. Karena kami masih berduka," tulis Ghony melalui pesan pendek WhatsApp yang diterima wartawan media ini.
Seperti diberitakan sebelumnya, kedua perwira ini mengendarai mobil Honda Jazz dan berangkat sekitar pukul 22.00. Usai menjenguk, mereka tidak langsung kembali. Keduanya menginap semalam. Baru beranjak pagi, mereka berangkat menuju asrama Yonzipur Pasuruan di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo.
Saat itu Satria mengemudikan mobil Honda Jazz nopol AG 11 warna hitam. Ia melaju dari barat ke timur dengan kecepatan sedang. Nah, saat melintas di tol Gempas sekitar pukul 04.45, mobil tiba-tiba oleng dan menabrak pembatas jalan.
Usai menabrak, Lettu CZI Satria sampai terlempar dari pintu mobil sebelah kanan. Akibat itulah, Satria mengalami luka parah di kepala bagian belakang dan kaki kiri.
Usai insiden itu, petugas kepolisian langsung meluncur ke lokasi. Saat itu kedua korban yang luka parah hendak dilarikan ke RSUD dr R Soedarsono. Sayang, dalam perjalanan, nyawa Satria Rakhman tak bisa diselamatkan. Sementara, Nurdian Naji, langsung mendapat penanganan medis.
Tabrakan juga membuat mobil Honda Jazz rusak. Bagian depan bodi dan kaca depan mobil Honda Jazz hancur.
Usai insiden, Unit Laka Satlantas Polres Pasuruan Kota sudah menggelar olah TKP. Bahkan, Satlantas Polresta Pasuruan sendiri langsung menyerahkan jenazah Lettu CZI Satria Rakhman kepada Corps Polisi Militer (CPM) Pasuruan.
Dan Selasa siang (27/8), Yonzipur 10 Pasuruan sempat melakukan upacara penghormatan di Markas Yonzipur sekitar pukul 13.00 sebelum jenazah diberangkatkan ke Jakarta. (riz/fun) Editor : Jawanto Arifin