Kasubbag Humas, AKP Endy Purwanto mengungkapkan Polresta Pasuruan menyiagakan 10 personel. Para personel ini berjaga di titik rawan usai Pemilu. Yakni di Polresta serta di Kantor Pemilihan Umum (KPU) Kota Pasuruan. Penyiagaan ini dilakukan sejak pemilu pada 17 April.
“Sejak pelaksanaan pemilu lalu sampai saat ini, penjagaan oleh personel Polresta Pasuruan terus dilakukan utamanya di titik yang dianggap rawan keamanan,” ungkapnya.
Endy menjelaskan pihaknya juga rutin melakukan patroli. Patroli dilaksanakan setiap hari dimulai dari Polresta Pasuruan dan berkeliling ke sejumlah wilayah di Kota Pasuruan. Patroli ini biasanya berakhir di kantor KPU Kota Pasuruan di Jalan Panglima Sudirman.
Menurutnya, patroli ini bukannya tanpa alasan. Ini atas imbauan dari Mabes Polri untuk menjaga kondusifitas dan keamanan di daerah. Patroli dan penyiagaan personel ini bakal dilakukan sampai KPU resmi menetapkan pasangan yang terpilih sebagai presiden dan wakil presiden.
“Saat ini, kan masih ada gugatan di mahkamah konstitusi. Otomatis kami tetap menyiagakan sambil menunggu keputusan definitif KPU,” terang Endy. (riz/fun) Editor : Jawanto Arifin