Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Ramai Cuci Alas Masjid-Musala Menjelang Ramadan di Umbulan

Jawanto Arifin • Senin, 29 April 2019 | 12:00 WIB
Photo
Photo
WINONGAN - Masyarakat mulai menyiapkan diri untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Tak terkecuali di Pasuruan. Tak hanya persiapan fisik. Pendukung untuk beribadah nyaman, juga dilakukan.

Lirik saja ke sumber mata air Umbulan di Kecamatan Winongan. Belakangan di sumber mata air yang saat ini sedang digarap mega proyek SPAM tersebut, pengunjungnya lebih banyak. Mereka yang ditemui, umumnya tengah mencuci alas untuk masjid maupun musala.

Seperti yang terpantau Jawa Pos Radar Bromo Minggu (28/4). Di sekitar mata air Umbulan, puluhan warga mencuci karpet musala. Belasan karpet tampak dibentangkan di pelataran pinggir sumber mata air umbulan. Karena sudah agak siang, memang tinggal sedikit aktivitas warga yang mencuci karpet.

“Kami cuci saja disini, nanti dibawa pulang dan dikeringkan di sekitar perumahan saja,” terang Brian Ramadan, 17, warga Pesona Candi 6, Kecamatan Bugulkidul, Kota Pasuruan.

Brian tidak sendiri. Ada belasan pengurus musala An-Nur yang ikut serta dan membantu membersihkan 11 karpet musala. Mereka sudah datang sejak pukul 10.00 dan jika selesai semuanya langsung dibawa pulang dan dikeringkan di lokasi sekitar musala.

Sanusi, 42, warga Kebon Candi 6, Kota Pasuruan mengatakan kendati memang agak jauh lokasinya dari Kota Pasuruan ke sumber mata air Umbulan, para pengurus musala lebih senang mencuci ke Winongan. “Karena airnya mengalir, bersih dan suasananya enak dan sejuk,” terangnya.

Mereka tak hanya membersihkan karpet dengan sabun cuci dan disikat. Tampak mereka sekalian mandi di air sumber dan juga bermain air dengan riang sehingga kegiatan mencuci karpet tak terasa melelahkan.

Sanusi menyebutkan, mencuci karpet milik musala, sudah menjadi tradisi jelang datangnya Ramadan. “Banyak yang ke Umbulan untuk mencuci, selain airnya bersih, jernih dan juga masuknya gratis. Juga sudah tradisi karpet dibersihkan agar nanti untuk ibadah Ramadan sudah bersih.

Solikhan, Kepala Desa Umbulan membenarkan terkait tradisi tersebut. “Memang cukup banyak masyarakat yang datang ke sumber mata air Umbulan, khususnya seminggu menjelang Ramadan,” terangnya.

Bahkan tidak ada masyarakat Winongan yang datang untuk membersihkan karpet, termasuk banyak dari luar kota yang datang. Dikatakan untuk masuk ke sumber mata air memang gratis. Maka tak heran banyak yang memilih ke Umbulan untuk membersihkan karpet Musholla dan Masjid disana. (eka/fun) Editor : Jawanto Arifin
#cuci karpet musala #persiapan puasa #spam umbulan #umbulan #persiapan ramadan