Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, kondisi pertigaan Ranggeh yang berada di Desa Ranggeh, Kecamatan Gondangwetan, saat ini makin ramai. Baik arus kendaraan dari Warungdowo ke arah Winongan dan sebaliknya. Juga kendaraan dari dan menuju Tosari. Kadang, kendaraan menumpuk di jalur dari Tosari dan menuju ke arah Timur.
Wirawan, 35, warga Karangsentul, Kecamatan Gondangwetan mengatakan, kondisi pertigaan Ranggeh memang makin padat. “Kalau pagi cukup ramai karena banyak pekerja dan anak yang berangkat sekolah. Apalagi pertigaan Ranggeh juga dekat dengan Pasar Gondangwetan. Jadi, sering terjadi kemacetan juga,” terangnya.
Selain itu, banyak truk yang melintas. Saat sedang ramai, di depan Pasar Gondangwetan biasanya terjadi penumpukan kendaraan. Apalagi Jalur tersebut juga makin ramai terutama jalur ke arah wisata Bromo dari arah Pasuruan.
Heri Yitno, kepala Dishub Kabupaten Pasuruan mengatakan, memang lalu lintas di pertigaan Ranggeh saat ini makin tinggi. Saat ini memang sudah ada lampu kuning di pertigaan tersebut. Namun, pihaknya mengupayakan ada traffic light di pertigaan Ranggeh. Sehingga, lalu lintas akan lebih tertib.
Namun, jalur itu menurutnya merupakan jalan provinsi. “Karena itu jalan provinsi, jadi langkah kami yaitu mengusulkan ke provinsi agar ada traffic light di sana,” terangnya.
Menurutnya, pada 2018 sejatinya sudah diusulkan pengadaan ke Dishub Jawa Timur. Namun, traffic light di Semambung, Grati yang didahulukan. Sementara di Ranggeh ditunda.
“Sehingga tahun 2019 kembali kami usulkan. Harapannya segera dipasang traffic light agar pengaturan arus lalu lintas di sana bisa lebih tertib,” pungkasnya. (eka/fun) Editor : Jawanto Arifin