Ada tujuh jembatan di Kota Pasuruan yang dihias. Di antaranya, Jembatan Purutrejo, Jembatan Soekarno-Hatta, Jembatan Jagalan, Jembatan Slagah, Jembatan Karangketug, Jembatan Margo Utomo, dan Jembatan Pelabuhan. Tujuh jembatan yang dihias dengan lampu warna-warni ini menelan anggaran Rp 1 miliar.
Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, ketujuh jembatan ini sering menjadi jujukan warga yang hendak berswafoto alias ber-selfie. Sejumlah pecinta fotografi juga tidak lepas ikut mengabadikan diri mereka di depan sejumlah jembatan ini.
Salah seorang warga, Fatchul Arif mengungkapkan, pihaknya sangat puas dengan upaya Pemkot Pasuruan mempercantik Kota Pasuruan dengan menambah lampu hias di sejumlah jembatan. Kondisi ini membuat kesan kumuh dan kotor menjadi hilang.
“Yang paling penting, kita harus selalu menjaga dan merawat jembatan ini. Kondisi jembatan saat ini sangat cocok untuk menjadi destinasi selfie sebagai identitas dan kebanggaan Kota Pasuruan,” ujarnya.
Pemerhati wisata Saiful Ulum mengaku, pihaknya menyambut positif langkah Pemkot Pasuruan memberikan lampu hias di setiap jembatan. Ia berharap fasilitas umum lainnya juga dipercantik.
Menurutnya, selama ini Kota Pasuruan minim dengan destinasi wisata. Dengan mempercantik fasilitas umum, masyarakat akan semakin bangga dengan Kota Pasuruan. “Kalau bisa tidak hanya jembatan. Fasilitas apapun seperti trotoar, sungai, dan pelabuhan juga dipercantik. Dengan begitu, Kota Pasuruan akan semakin elok dilihat, utamanya saat malam hari,” ujarnya.
Diketahui, wajah sejumlah jembatan di Kota Pasuruan semakin apik. Pemkot memasang lampu hias di ke dua sisi di tujuh jembatan. Anggarannya mencapai sekitar Rp 1 miliar dan dialokasikan melalui APBD 2018. Proyek ini digarap selama sebulan dan rampung akhir Desember 2018. (riz/rud) Editor : Jawanto Arifin