Wakil Ketua PBSI Kabupaten Pasuruan Joko Purnomo mengatakan, kerja keras atlet binaannya dalam persiapan Kejurprov yang digelar di GOR Sudirman Surabaya, itu tidak sia-sia. Sejak tahap latihan, pihaknya memang memasang target meraih medali emas. “Memang kami berharap ada peningkatan dari tahun ke tahun. Artinya, pembinaan atlet juga berjenjang,” ujarnya.
Alhasil, atlet-atlet yang mewakili Kabupaten Pasuruan, itu bertengger di urutan kedua dalam klasemen akhir. Berada di antara atlet Surabaya dengan 11 emas, 6 perak, dan 6 perunggu. Lalu, diurutan ketiga ada atlet dari Sidoarjo dengan 3 emas, 9 perak, dan 4 perunggu.
Ketujuh medali emas itu diraih kelompok Ganda Dewasa Putra, Indra Leonard/Erwin RP; Ganda Dewasa Campuran, Erwin RP/Riska Ayu; Ganda Dewasa Putri, Dewi Setya/Riska Ayu; dan Ganda Remaja Putra, Erlangga/Yovandika. Lalu, dari kelompok Ganda Remaja Campuran, Tegar Pranata/Nadia Marshela; serta Ganda Pemula Putri, Nadia Marshela/Dwi Septiani.
Dibanding dengan tahun sebelumnya, Kabupaten Pasuruan, hanya meraih lima medali emas, tiga perak dan satu perunggu. “Kami sangat mengapresiasi atas prestasi yang telah diraih para atlet. Besar harapan kami agar hal ini bisa semakin mendorong mereka dalam meningkatkan skillnya,” ujar Joko.
Berbeda dengan Kejurprov Jatim 2017. Kali ini dari kelompok tunggal juga mampu menyabet medali emas. Yaitu, di partai tunggal dewasa putri. “Riska Ayu menjadi satu-satunya peraih medali emas di kelompok tunggal,” ujar Joko. (tom/fun) Editor : Jawanto Arifin