Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Meriahnya Pasar Malam di Pasar Ngopak, Pengelola Terus Berinovasi untuk Angkat Ekonomi

Jawanto Arifin • Rabu, 21 November 2018 | 18:41 WIB
????????????????????????????????????
????????????????????????????????????
PASURUAN - Pengadaan pasar malam menyambut peringatan maulid Nabi Muhammad SAW sudah menjadi tradisi dan kebiasaan masyarakat. Namun, ada yang berbeda di pasar malam yang dilaksanakan oleh pengelola Pasar Ngopak, Desa Arjosari, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan.

Acara yang dilaksanakan Minggu (18/11) malam itu dikemas dengan berbagai kegiatan. Di antaranya hiburan musik religi, pameran jajanan tempo dulu yang diikuti 25 pedagang, dan door prize. Tampak pula wahana permainan yang menghibur anak-anak.

Dalam sambutannya, kepala Desa Arjosari Rachmat Suharjo banyak mengucapkan syukur atas terlaksananya pasar malam yang meriah “Alhamdulillah kita masih diberi kesehatan, sehingga bisa memperingati Maulid dengan sempurna. Semoga kita semua diberi umur panjang supaya bisa bertemu dengan Maulid tahun depan” ungkap Harjo, sapaan akrabnya.

Atas nama pemerintah Desa Arjosari, Harjo mengucapkan banyak terima kasih kepada pengelola Pasar Ngopak yang telah memberikan yang terbaik. Harjo berharap, ke depan Pasar Ngopak menjadi lebih baik lagi dan tambah maju.

“Sehingga, menjadikan Pasar Ngopak pasar besar atau pasar grosir tempatnya orang kulakan dan pedagangnya juga semakin makmur. Ke depan kami akan membentuk UKM binaan Bumdes agar bisa mengangkat ekonomi kerakyatan dan pedagang di Pasar Ngopak,” katanya.

Pengelola Pasar Ngopak Abdul Syakur mengatakan, kegiatan ini merupakan terobosan untuk menarik minat masyarakat serta mengangkat kembali pasar tradisional agar bisa bersaing dengan pasar modern. Sebab, pasar tradisional tidak kalah dengan pasar modern. Justru pasar tradisional lebih lengkap dan lebih murah dibanding pasar modern.

Dengan seperti ini, menurutnya, pasar tradisional akan mampu merebut hati konsumen dan bisa berjaya seperti dulu. Apalagi Pasar Ngopak terus berbenah. Mulai dari fisik pasar, tatanan, serta SDM pedagang yang semakin maju.

“Sehingga, saya yakin keinginan Kepala Desa Arjosari untuk menjadikan Pasar Ngopak sebagai pasar besar atau pasar grosir bisa terwujud. Buktinya, Agustus lalu, Pasar Ngopak berhasil meraih penghargaan sebagai Pengelola Pasar Desa Terbaik se-Jatim dari Gubenur,” terang Abdul Syakur.

Apalagi Pasar Ngopak juga sudah dilengkapi dengan e-Parkir di lantai dua, musala, papan foto selfie, poliklinik, studio 13 radio FM, CCTV, tempat informasi, ruang tunggu lengkap dengan wifi dan TV, toilet umum, aula serbaguna, dan petugas keamanan tiga shif. Sehingga, sangat mendukung untuk menjadikan Pasar Ngopak sebagai Pasar Grosir.

“Terima kasih kami ucapkan kepada para pedagang, Pemerintah Desa Arjosari, Muspika Kecamatan Rejoso, masyarakat, dan Dinas Pemberdayaan Masyakat Desa (DPMD) Kabupaten Pasuruan yang telah mendukung dan membantu serta membimbing kami. Sehingga, Pasar Ngopak menjadi lebih maju dan

berprestasi,” pungkasnya. (mut/*) Editor : Jawanto Arifin
#pasar desa #pasar ngopak #dermmulen #bumdes #pasar malam