Enam spanduk berukuran 3 meter kali 1 meter itu diamankan di enam titik. Di antaranya, dari Perempatan Kebonagung; Jalan Hasyim Asyari; Jalan Sunan Ampel; Pertigaan Blandongan; Pertigaan Slagah; dan Perempatan Purut. Kalimat dalam spanduk itu isinya sama; “#Tijitibeh Mati Siji Mati Kabeh (mati satu mati semua). Jangan Sok Bersih Deh.”
Sampai Sabtu, belum jelas siapa yang memasang spanduk putih itu. Namun, diduga seluruh spanduk ini dipasang saat tengah malam.
Kabid Ketenteraman dan Ketertiban Satpol PP Kota Pasuruan Muhammad Nur Fadholi mengatakan, spanduk itu diamankan karena meresahkan masyarakat akibat kalimatnya yang provokatif. Ia mengaku, belum mengetahui pemilik dan pemasang spanduk itu.
Ia memastikan, pihaknya akan menelusuri sejumlah tempat lain. Termasuk, mencari pemiliknya. “Banner (spanduk) ini kami simpan. Sebab, kami berusaha mencari siapa dalangnya. Kota Pasuruan itu dikenal sebagai Kota Santri yang kondusif. Saya tidak ingin jika ketenangan ini dirusak oleh oknum tidak bertanggung jawab,” ujar Fadholi. (riz/rud) Editor : Jawanto Arifin