Alamsyah Supriadi, Kepala Bidang Kenelayanan Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan mengatakan bahwa kuota asuransi gratis dari KKP memang baru turun pada pertengahan Agustus lalu. Sehingga dari sosialiasi memang masih belum intens.
“Dari awal tahun memang belum ada informasi kuota asuransi lagi. Tetapi di pertengahan Agustus lalu dari pusat ternyata memberikan informasi dibuka kembali kuota asuransi gratis,” jelasnya.
Di kabupaten Pasuruan tahun ini diberikan kuota 1000 nelayan. Namun dikatakan sampai awal Oktober ini masih hanya 55 nelayan yang mengajukan. Alamsyah mengatakan, minimnya nelayan yang mengajukan dikarenakan berbagai sebab. Selain sebelumnya belum pernah menerima kuota asuransi, juga sudah harus memiliki Kartu Usaha Perikanan (Kusuka) dari pusat.
Jumlah nelayan di Kabupaten Pasuruan sendiri kurang lebih ada 8 ribu nelayan. Dari 2 tahun kuota asuransi tercatat sudah 6279 nelayan yang sudah mendapatkan asuransi gratis. Sehingga tersisa 1,700-an nelayan yang belum mendapatkan kuota asuransi gratis.
“Namun dari sisa itu, ada sebagian yang sudah diatas 65 tahun, juga karena tersebar jadi agak kesulitan mendata,” jelasnya.
Sedangkan nelayan yang diajukan kuota adalah yang juga sedang mendaftar Kusuka sehingga otomatis langsung diajukan asuransi nelayan. Dengan sisa hanya 3 bulan sampai tutup tahun. Dinas Perikanan berupaya agar kuota 1.000 asuransi bisa dimanfaatkan oleh nelayan. Ini karena pekerjaan nelayan berisiko tinggi dan bisa mendapatkan asuransi baik kecelakaan kerja sampai kematian. (eka/fun) Editor : Fandi Armanto