Selain Wali Kota Pasuruan, Setiyono, tiga orang lainnya adalah Dwi Fitri Nurcahyo. Dwi Fitri merupakan Plh kepala Dinas PU PR Pemkot Pasuruan.
Dwi malam itu nampak mengenakan kaus warna putih. Kacamata tergantung di kaus oblongnya. Sementara dua orang lainnya adalah Wahyu Alias Encus. Ia merupakan tenaga kontrak di PU. Ia disebut-sebut sebagai orang kepercayaan Dwi Fitri.
Sementara satu lainnya adalah lelaki yang diduga inisial M. Pria yang Kamis malam mengenakan kaus biru dongker itu, disebut-sebut sebagai rekanan yang selama ini kerap mendapatkan proyek dari Pemkot Pasuruan.
Saat keempatnya digelandang keluar Mapolres Pasuruan, ke empat orang itu enggan memberikan komentar sepatah kata pun. Kapolres Pasuruan, AKBP Raydian Kokrosono menguraikan, Polres Pasuruan hanya ketempatan bagi KPK untuk melakukan pemeriksaan. Pemeriksaan tersebut dilakukan dilantai dua.
Ada tujuh orang yang diperiksa KPK. Namun, tiga diantaranya dipulangkan. Sementara empat lainnya, dibawa ke Jakarta. “Ada tujuh yang diperiksa. Empat dibawa dan tiga lainnya dipulangkan,” kata Raydian saat ditanya wartawan kemarin.
Disinggung siapa saja, Raydian tidak menyebutkan. Saat ditanya apakah salah satunya walikota, Setiyono, perwira dengan melati dua dipundaknya itu mengiyakan. “Iya, salah satu yang dibawa itu (Setyono, red),” sambungnya.
Raydian mengaku tak bisa memberikan banyak keterangan. “Kami hanya ketempatan. Terkait kasusnya apa kami tidak bisa jelaskan,” jelasnya. (one/mie)
Editor : Muhammad Fahmi