Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Inilah Usaha Kasur di Desa Mojotengah yang Turun-Temurun dan Tembus Pasar Luar Negeri

Jawanto Arifin • Kamis, 6 September 2018 | 20:40 WIB
Photo
Photo
Mayoritas warga Desa Mojotengah, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, bekerja di sektor pertanian. Namun, ada juga di antaranya mereka yang membuka home industry. salah satunya industri rumahan kasur yang kini mampu menembus pasar luar negeri.

RIZAL FAHMI SYATORI, Sukorejo

Desa Mojotengah, Kecamatan Sukorejo, selama ini juga dikenal sebagai desa penghasil kapuk dan kapas. Banyaknya kapuk inilah yang kemudian menimbulkan jiwa kreatif warga.

Mereka berusaha berinovasi dengan mengembangkannya menjadi produk berupa aneka kasur. Mayoritas berupa kasur palembang. Karenanya, desa yang berbatasan dengan Kecamatan Pandaan, ini dikenal sebagai pusat home industry kasur di Kecamatan Sukorejo, selain Desa Suwayuwo.

“Usaha ini turun temurun. Sudah ada sejak lama dan bertahan hingga sekarang. Bisa dikatakan, saat ini penerusnya masuk generasi kedua dan ketiga,” ujar Kepala Desa Mojotengah Moch. Sifak.

Ada ratusan kepala keluarga yang menekuni usaha pembuatan kasur ini. Mereka tersebar di empat dusun. Mereka mengolah bahan dasar berupa kapas, dacron, dan spon menjadi beragam aneka kasur. Para perajin ini juga menerima pesanan sesuai permintaan kosumen. “Proses pembuatannya di rumah-rumah warga atau home industry. Semuanya masih menggunakan cara tradisional,” ujarnya.

Meski sudah bertahun-tahun, bisnis pembuatan kasur ini tetap menjanjikan. Bahkan, hasil produksi para perajin di desa ini juga laku keras di pasaran. Bahkan, pasarnya kini tak hanya di pulau Jawa. Namun, juga tembus ke luar pulau seperti Bali, Sumatera, bahkan hingga luar negeri, seperti Malaysia dan India.

“Kualitas produknya tidak kalah dengan daerah lain. Terbukti di lapangan barang dari sini laku keras. Sehingga, mampu mencukupi kebutuhan perekonomian para pelaku usaha dan pekerjanya,” ujar Sifak.

Sifak mengaku, pihaknya akan terus berusaha membantu warganya untuk mengembangkan usahanya. Salah satunya membantu dalam bidang pemasaran. Ia mengaku, pihaknya aktif mengikutsertakan hasil karya warganya dalam sejumlah kegiatan pameran. “Mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, hingga provinsi kami ikutkan,” ujarnya. (fun) Editor : Jawanto Arifin
#industri kasur #desa mojotengah