-------------
Desa Kepulungan merupakan desa paling selatan di Kecamatan Gempol. Posisinya berbatasan dengan Kecamatan Pandaan. Di sini, berkembang banyak industri. Mulai industri besar, sedang, kecil, maupun industri mikro. Tidak heran, industri menjadi penopang utama kegiatan ekonomi warga Gempol, termasuk Kepulungan.
Meski demikian, industri bukan satu-satunya sumber ekonomi warga. Warga juga banyak yang menekuni sektor pertanian dan perdagangan. Apalagi, desa ini memiliki areal persawahan yang cukup luas. Juga ada pasar desa yang cukup ramai.
Bahkan, kini potensi ekonomi lainnya mulai bermunculan di Kepulungan. Salah satunya usaha peternakan bebek. Usaha ini memang baru tahap merintis.
Artinya, masih sedikit warga yang beternak bebek. Dari 11 dusun yang ada di Kepulungan, peternakan bebek masih dilakukan di dua dusun saja. Yaitu, Dusun Kepulungan dan Kedamaian.
Pj Kades Kepulungan Suwanto menjelaskan, peternakan bebek adalah kegiatan perekonomian baru warganya. Kebanyakan, pelakunya adalah para pemuda.
“Peternakan ini baru dirintis. Baru ditekuni warga, sekitar enam bulan lalu. Namun, selama enam bulan itu bisa dilihat bahwa prospeknya cukup bagus,” terangnya.
Bagus, karena dari sini para peternak bisa mendapat keuntungan yang lumayan. Selain itu, dengan usaha peternakan ini, jumlah pengangguran di Desa Kepulungan bisa terkurangi.
“Minimal yang sulit bekerja di perusahaan, kini membuka usaha peternakan bebek ini,” imbuhnya.
Pemdes Kepulungan sendiri menurutnya, tidak hanya diam. Sejumlah program dilakukan untuk mendukung potensi baru ekonomi warga ini. Seperti, pengadaan bibit dan pakan, mengupayakan pelatihan, dan sejumlah program lain.
“Kami di Pemdes memberikan atensi dan dukungan karena peternakan bebek ini prospeknya bagus. Jadi, warga tidak melulu menggantungkan pada industri dan pertanian,” katanya.
Jumadi, 49, salah seorang peternak bebek di Dusun Kedamaian mengatakan, peternakan bebek yang ditekuninya berkembang cukup baik. Menurutnya, peternakan bebek ini tidak sulit dilakukan. Karena itu, makin banyak saja warga yang menekuni peternakan ini.
“Yang harus diperhatikan dalam peternakan bebek, yaitu perawatan kandang dan pemberian pakan. Dan, itu tidak sulit dilakukan,” terangnya.
Di sisi lain, masa panen bebek terbilang cepat. Bebek hanya butuh waktu 25-30 hari untuk berkembang, mulai anakan hingga besar atau siap jual.
“Alhamdulillah, keuntungannya lumayan. Bisa untuk memenuhi kebutuhan harian di rumah. Sisanya bisa ditabung. Karena tiap kali panen, bebek ini laku keras di pasaran,” ungkapnya. (zal/fun) Editor : Jawanto Arifin