Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Penggunaan Gedung MAN IC Pasuruan Bisa Mundur, Ini Alasannya

Jawanto Arifin • Jumat, 17 Agustus 2018 | 21:55 WIB
Photo
Photo
GRATI - Rencana Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan untuk segera memanfaatkan gedung Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Pasuruan bisa mundur. Ini lantaran Kemenag menilai akan memilih menuntaskan pembangunan agar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) bisa lebih nyaman bagi siswa.

Hal tersebut diungkapkan Muhammad As’adul Anam, Kepala Kemenag Kabupaten Pasuruan. Sejatinya, kata As’adul Anam, Kemenag awalnya berencana memanfaatkan gedung MAN IC di Desa Kedawung Wetan, Kecamatan Grati bisa dilakukan di tahun ajaran 2019/2020 mendatang.

“Tapi kami lihat situasi dulu, kemungkinan bisa mundur pada tahun ajaran 2020 mendatang baru bisa ditempati,” jelasnya.

Ini lantaran Kemenag menilai bahwa pada tahun ajaran mendatang. Situasi di MAN IC Pasuruan belum 100 persen selesai. Kalaupun dipaksa hanya ada 1 gedung asrama dan juga 1 gedung kelas 2 lantai. Kondisi ini dikatakan belum maksimal sehingga Kemenag menilai akan memundurkan jadwal pembelajaran disana.

Saat ini, angkatan pertama MAN IC Pasuruan sudah mulai berlangsung di Wisma Santri, Surabaya sejak Juli 2018 lalu. Tercatat ada 48 siswa di angkatan pertama. Kalau tahun depan dibuka angkatan kedua, kemenag masih memanfaatkan gedung Wisma Santri tersebut.

Terkait progres pembangunan. Saat ini sedang berlangsung pembangunan gedung asrama yang menyedot anggaran Rp 4 Miliar oleh Kemenag Pusat. Terkait usulan tahun 2019 mendatang sebesar Rp 32 Miliar digunakan untuk pembangunan asrama, ruang kelas, laboratorium, sport center dan perkantoran.

“Jadi tahun 2020 dinilai sudah lebih representatif, dan nyaman untuk kegiatan belajar mengajar di MAN IC Pasuruan,” pungkasnya. (eka/fun) Editor : Jawanto Arifin
#madrasah internasional #man ic grati