Pengerjaannya sudah dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sejak Jumat (10/8). Trotoar yang direhab sepanjang 850 meter. Mulai batas Kelurahan Krampyangan dengan Kelurahan Bugulkidul sampai depan warung cokelat.
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kota Pasuruan Akung Novajanto mengungkapkan, rehab trotoar dibagi dalam dua jenis. Trotoar di sisi utara Jalan Sultan Agung bakal ditingkatkan seperti Jalan Pahlawan, Kelurahan Pekuncen, Kecamatan Pangungrejo.
Sementara, trotoar di sisi selatan Jalan Sultan Agung, salurannya bakal diganti dengan box culvert. Tujuannya, aliran air ke saluran lebih lancar. Sebab, selama musim hujan, ruas jalan ini kerap tergenang air.
“Rehab trotoar ini juga untuk mendukung konsep Kota Pusaka di Kota Pasuruan. Makanya, kami ubah seperti di Jalan Pahlawan,” katanya.
Akung menjelaskan, sesuai kontrak, pengerjaan trotoar ini ditarget rampung pada pertengahan Desember mendatang. Anggarannya sendiri jadi satu dengan paket pengerjaan jalan di 13 titik. Nilainya mencapai Rp 69 miliar dan berasal dari dana alokasi khusus (DAK).
“Kontraknya selama empat bulan. Kami optimistis pengerjaan ini rampung sebelum itu. Rehab ini juga akan memudahkan pejalan kaki yang melintas di jalan ini,” terang Akung. (riz/hn/mie) Editor : Jawanto Arifin