Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Empat Titik Jalan Nasional Dibenahi, Aspalnya Ditinggikan

Jawanto Arifin • Rabu, 8 Agustus 2018 | 15:30 WIB
Photo
Photo
PASURUAN - Pengendara bakal semakin nyaman saat melintas di jalan nasional di Kota Pasuruan. Pasalnya, Pemprov Jatim melakukan overlay atau pengaspalan ulang dangan menambah lapisan aspal di sejumlah titik. Ruas jalan yang dilakukan overlay sepanjang 4,1 kilometer.

Photo
Photo
DIKEBUT: Pengerjaan perbaikan Jalan Veteran juga dilakukan malam hari. (Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII wilayah Gempol-Pasuruan-Probolinggo, Sentot Wijayanto mengungkapkan Balai Besar melakukan overlay di empat titik. Yakni, jalan Soekarno Hatta, Panjaitan, Letjen Soeprapto dan Veteran di sisi selatan.

“Total ruas jalan yang kami lakukan overlay sepanjang 4,1 kilometer. Khusus untuk Jalan Soekarno-Hatta yang dioverlay mulai dari Yonzipur ke timur,” ungkapnya.

Sentot menjelaskan, overlay ini dilakukan sebab ruas jalan setempat mulai retak dan berlubang. Dan jika dibiarkan, BBPJN VIII khawatir dapat membahayakan pengendara yang melintas. Overlay ini dilakukan mulai Senin (30/7) sampai akhir pekan ini (12/8).

Menurutnya, rencana rigid atau rekonstruksi jalan Veteran di sisi utara tetap dilaksanakan tahun ini. Namun, Balai Besar masih menunggu koordinasi dengan Satlantas Polresta Pasuruan untuk rekayasa arus lalu lintas (lalin) saat pengerjaannya.

“Rencana rekonstruksi Jalan Veteran tetap berlanjut. Cuma tinggal menunggu koordinasi saja. Karena itu, saat ini kami fokus pada overlay atau pengaspalan ulang terlebih dahulu,” ungkap Sentot.

KBO Satlantas Polresta Pasuruan, Iptu Yudi Prasetyo menjelaskan Satlantas tidak melakukan pengalihan arus selama pengerjaan overlay. Pasalnya, pengerjaan dilakukan saat malam hari ketika arus tidak terlalu padat. Namun, pihaknya tetap memantau.

“Koordinasi dari Balai Besar sudah dilakukan. Kendati tidak ada pengalihan arus, kami tidak lepas tangan. Kami tetap menerjunkan petugas untuk mengamankan jika ada kemacetan,” terang Yudi. (riz/fun) Editor : Jawanto Arifin
#perbaikan jalan nasional #jalan rusak #BBPJN VIII