Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Ngantuk, Pemotor asal Nguling Tewas usai Tabrak Pohon di Sedarum

Muhammad Fahmi • Senin, 6 Agustus 2018 | 02:43 WIB
Photo
Photo
NGULING-Ini peringatan bagi kita semua agar tak mengemudikan kendaraan dalam kondisi mengantuk. Sebab, lengah sedikit, bisa berakibat fatal.

Hal itu seperti yang dialami M Yusuf, 31, warga Desa Mlaten, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Ia harus meregang nyawa di jalan usai motornya hilang kendali dan menabrak sebuah pohon di pinggir jalan raya Probolinggo-Pasuruan di Desa Sedarum, Nguling, Kabupaten Pasuruan, Minggu pagi (5/8).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 05.00. Pagi itu, Yusuf yang mengendarai motor Suzuki Smash melaju dari arah Probolinggo menuju arah Pasuruan.

Ia melaju dengan kecepatan tinggi. Saat sampai di lokasi kejadian, tiba-tiba motornya oleng. Motornya mengarah ke kiri hingga keluar jalan hingga menabrak pohon di pinggir jalan raya Sedarum.

Kerasnya benturan yang dialami korban menyebabkan dirinya terjatuh ke halaman rumah warga. Jaraknya sekitar dua meter dari jalan raya.

Akibat kejadian itu, Yusuf pun mengalami luka parah pada bagian kepala. "Setelah menabrak pohon, korban langsung jatuh dengan motornya. Ia langsung meninggal di tempat," terang Ipda Heri Purnomo, Kanit Laka Satlantas Polres Pasuruan Kota.

Korban dievakuasi ke ruang pemulasaran RSUD dr R Soedarsono Pasuruan. Motor korban juga diamankan untuk dijadikan barang bukti.

Dari olah TKP, polisi menduga kecelakaan itu disebabkan karena korban mengantuk. "Memang tidak banyak saksi yang mengetahui saat kejadian. Namun dari hasil olah TKP, kami menduga kuat korban ngantuk sehingga tak menguasai laju motor," jelasnya. (tom/mie) Editor : Muhammad Fahmi
#kecelakaan maut #suzuki smash #jalur probolinggo-pasuruan