Anggota Fraksi Gerakan Persatuan Hati Nurani (GPHN) Lukman Hakiem Bachmid mengkritik agenda paripurna yang tetap berjalan. Padahal, Wali Kota Setiyono dan Ketua DPRD Kota Pasuruan Ismail Marzuki Hasan tidak dapat mengikuti persidangan.
“Saya sangat menyayangkan kenapa paripurna ini tetap dipaksakan berlangsung. Wali Kota dan Ketua DPRD kan ada agenda di Moskow, Rusia. Ini kan bahas tentang raperda. Seharusnya menunggu saat Wali Kota dan seluruh pimpinan hadir,” katanya.
Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Pasuruan Raden Murahanto menjelaskan, paripurna tetap bisa dilangsungkan kendati ketua DPRD ataupun wali kota tidak bisa hadir. Sebab, agenda ini sudah memenuhi kuorum sebanyak 23 anggota dewan.
“Ini kan cuma pemandangan fraksi, lagi pula sudah ada Wawali yang mewakili wali kota. Selain itu, pimpinan dewan juga lengkap. Jika ketua berhalangan hadir, bisa digantikan wakil asal memenuhi kuorum,” ungkapnya. (riz/fun) Editor : Jawanto Arifin