Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Karnaval HUT Kemerdekaan RI di Wonorejo Pasuruan Berujung Bacokan, Dua Pemuda Luka Parah

Fahrizal Firmani • 2024-09-03 02:39:46
DIRAWAT: Busyro mengalami luka parah setelah kepalanya dipukul menggunakan balok kayu, Jumat (27/8) malam. Kini korban dirawat di Puskesmas Wonorejo.
DIRAWAT: Busyro mengalami luka parah setelah kepalanya dipukul menggunakan balok kayu, Jumat (27/8) malam. Kini korban dirawat di Puskesmas Wonorejo.

WONOREJO, Radar Bromo–Agenda karnaval untuk memperingati HUT kemerdekaan RI ke-79 di Wonorejo, Kabupaten Pasuruan berujung cekcok hingga bacokan. Dua pemuda pun alami luka parah. 

Hanya karena salah paham saat digelar karnaval agustusan, dua pemuda Desa Kendang Dukuh, kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, dianiaya.

Penganiayaan  ini bermula pada Jumat (27/8) siang. Saat itu, Desa Kendang Dukuh, Kecamatan Wonorejo, menggelar karnaval memperingati HUT ke-79 Kemerdekaan RI.

Selama karnaval, peserta melewati Desa Karangasem, Kecamatan Wonorejo.

Saat itulah, sempat terjadi adu mulut antara rombongan karnaval dengan pemuda Desa Karangasem.

Diduga, adu mulut terjadi karena salah paham. Ada yang menyebut, Desa Kendang Dukuh sebagai pelaksana karnaval tidak berkoodinasi bahwa peserta karnaval akan melewati jalan Desa Karangasem.

Saat itu, cekcok tidak berlangsung lama. Sebab, dilerai oleh peserta karnaval dan warga sekitar. Namun, rupanya, cekcok itu berbuntut.

Busyro, 24, salah satu warga Desa Kendang Dukuh mendatangi Desa Karangasem selepas magrib. Ia mempertanyakan cekcok yang terjadi saat karnaval.

Terjadilah adu mulut antara Busyro dengan sejumlah warga Desa Karangasem. Hingga akhirnya, Busyro dipukul oleh sejumlah warga menggunakan balok kayu.

"Pemukulan ini mengenai kepala Busyro. Karena kejadian ini, ia mengalami pendarahan," kata Kapolsek Wonorejo AKP Agus Purnomo.

Kejadian ini menyulut amarah salah satu teman korban yaitu KI, 17. Kl lantas juga mendatangi Desa Karangasem sekitar pukul 20.30.

Cekcok pun kembali terjadi. Kali ini antara Kl dengan beberapa pemuda Desa Karangasem.

Dan lagi-lagi terjadi dugaan penganiayaan. KI dibacok oleh pemuda setempat dengan menggunakan celurit. Akibatnya, tangan kiri Kl terluka akibat bacokan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, Busyro luka berat setelah dipukul dengan balok kayu.

Sementara KI mengalami luka di tangan kirinya karena dibacok. Kedua korban kini dirawat di Puskesmas Wonorejo.

Saat ini, penyidik masih mendalami pelaku dalam aksi penganiayaan itu.

Namun, pihak desa berencana melakukan mediasi. Sebab, kejadian ini diduga karena salah paham terkait karnaval.

"Kedua korban masih dirawat saat ini, yaitu Busyro dan KL. Cuma pemerintah desa mau melakukan mediasi terkait masalah ini," tutur Kapolsek. (riz/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#karnaval HUT Kemerdekaan RI #bacokan #pasuruan #penganiayaan #wonorejo