Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Mobil Terbakar di Nguling usai Isi BBM, Pemiliknya Bingung Cari Air

Ronald Fernando • 2023-06-17 13:25:07
LUDES: Mobil sedan Mazda 323 milik Nur Fauzi setelah padam kebakaran, Jumat (16/6) pagi. (Foto : Fuad Alyzen Jawa Pos Radar Bromo)
LUDES: Mobil sedan Mazda 323 milik Nur Fauzi setelah padam kebakaran, Jumat (16/6) pagi. (Foto : Fuad Alyzen Jawa Pos Radar Bromo)
NGULING, Radar Bromo- Pengendara yang melintas di jalur pantura Pasuruan, pagi kemarin (16/6) dibuat gempar. Saat arus lalulintas lumayan padat, warga dikejutkan dengan sebuah mobil sedan yang tengah berkobar di jalan raya Sedarum. Mobil sedan jenis Mazda 323 keluaran tahun 1986 tersebut, dilalap api yang kondisinya sudah membesar.

Lantaran api besar, pengguna jalan maupun warga sekitar hanya bisa melihat dari jauh. Mereka tak mampu berbuat apa-apa karena khawatir mobil bisa meledak sewaktu-waktu.

“Saya ketakutan mau melintas di pinggirnya. Khawatir api membesar dan meledak. Dari barat mobil itu, saya dibelakangnya,” ujar Halim, 31, salah satu pengendara motor yang sedang melintas.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 09.00 itu, cukup menyita perhatian warga. Api dalam sekejap membakar mobil yang posisinya sudah menepi itu.

Saat itu para pengendara yang lewat, sempat menghentikan lajunya dan melihat mobil. Sehingga lalulintas sempat macet.

Warga hanya melihat, ada Nur Fauzi  selaku pemilik mobil, terlihat panik. Pria asal RT 4/RW 2, Dusun Sumber, Desa Wotgalih ini hanya bisa melihat, semua bagian mobil dilalap si jago merah.

Nur Fauzi menjelaskan, sebelumnya ia sedang di warung miliknya di dekat Pasar Ngopak, Desa Arjosari. Nah pukul 08.30, mau pulang ke rumahnya. Lantaran bahan bakar mobil itu dirasa kurang, akhirnya ia mengisi BBM di SPBU Sedarum.

“BBMnya jenis pertalite di SPBU sedarum. Setelah itu saya mau pulang,” ujar Nur Fauzi.

Di perjalanan pulang itu, ia melintas di Jalan raya Sedarum. Setelah tiba di sekitar warung solo, Desa Sedarum, api muncul dimobilnya, dalam kap depan. Mengetahui itu, ia langsung menepi ke arah kiri. Tujuannya untuk memadamkannya, lalu mengeceknya.

Nah ternyata api semakin membesar dan membesar, hingga membakar seluruh badan mobil. Bingung mau memadamkannya, mau ngambil air kemana. Warga pun mencoba memadamkan. Tapi apinya tetap berkobar.

Kapolsek Nguling AKP Miftahul mengatakan, dalam insiden itu nihil korban jiwa. Pengendara menghindar saat kobaran api membesar. Hanya kerugian materil kurang lebih 15 juta. “Pengendara sendirian. Tidak ada temannya,” ujarnya.

Anggota Lantas Pos Ngopak Polres Pasuruan Kota Aipda Wisnu mengatakan, mobil terbakar informasinya diduga lantaran korsleting listrik pada mobil. “Itu informasi yang saya terima,” ujarnya. (zen/fun) Editor : Ronald Fernando
#polsek nguling #mobil terbakar nguling