GEMPOL, Radar Bromo – Niat Yusuf Waluyo, 46, untuk menghindari pesepeda onthel yang menyeberang jalan, berbuah tragedi.
Pengendara motor asal Desa Sarikemuning, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang ini meregang nyawa setelah motornya masuk ke jalur berlawanan dan dihantam kendaraan lain dari depan.
Tragedi memilukan tersebut, terjadi Rabu malam (30/9) sekitar pukul 18.30.
Informasinya, kecelakaan bermula saat Yusuf yang mengendarai Honda Vario nopol L 4496 ABO, melaju dari arah Pasuruan ke Surabaya.
Sesampainya di wilayah Desa/ Kecamatan Gempol, tiba-tiba sebuah sepeda pancal melintas menyeberang jalan dari arah utara menuju selatan.
Refleks menghindari pesepeda tersebut, Yusuf spontan membanting setir ke sisi kanan.
Namun nahas, lantaran posisinya yang terlalu ke kanan, motor korban melewati markah jalan dan masuk ke lajur berlawanan.
Pada saat yang bersamaan, muncul sepeda motor Honda Supra nopol N 4042 MI yang dikendarai oleh Sumarjo, 52, warga asal Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo.
Ia melaju dari arah berlawanan, Surabaya ke Pasuruan. Karena jarak yang terlampau dekat, benturan keras dari arah depan tidak dapat terhindarkan.
"Pengendara Honda Vario berusaha menghindari sepeda pancal yang menyeberang. Namun motornya terlalu mengarah ke kanan hingga masuk ke jalur berlawanan dan tertabrak motor Honda Supra yang datang dari arah depan," terang anggota Unit Lantas Polsek Gempol Aipda Zaini.
Akibatnya, Yusuf mengalami luka yang sangat parah. Nyawanya tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia, tidak lama setelah insiden tersebut terjadi. Jenazahnya pun dilarikan ke RS Bhayangkara, Watukosek, Kecamatan Gempol.
Sementara itu, Sumarjo, pengendara Honda Supra yang menjadi lawan tabrakan, menderita luka ringan.
"Satu korban meninggal dunia dan satu lainnya luka ringan. Kasus kecelakaan maut ini, masih dalam proses penyelidikan (lidik) lebih lanjut oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan," sampainya. (zal/one)
Editor : Muhammad Fahmi