PEMERINTAH Kabupaten Pasuruan melalui Badan pendapatan daerah (Bapenda) menggelar Gebyar Panutan Pajak Daerah Tahun 2026. Acara yang digelar Sabtu (26/9) pagi di Taman Candra Wilwatikta ini, dikemas melalui kegiatan jalan sehat yang diikuti sekitar 10 ribu peserta.
Tak hanya jalan sehat, Bapenda juga memberikan apresiasi kepada desa yang tercepat dalam Lunas PBB-P2. Apresiasi ini atas partisipasi aktif menunjukan kepatuhan dan kesadaran tinggi dalam membayar pajak.
Jalan sehat dibuka dan dilepas oleh Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori. Gus Shobih panggilan akrabnya, memberangkatkan ribuan peserta jalan sehat didampingi jajaran Forkopimda Kabupaten Pasuruan. Sekitar pukul 06.30, peserta dilepas berjalan sesuai rute yang telah ditentukan.
Setelah jalan sehat menyentuh garis finis, rangkaian acara dilanjutkan dengan pengundian hadiah yang telah disediakan. Hadiah ini diundi bagi masyarakat lunas PBB-P2 dan masyarakat lunas PKB – BBNKB. Kemudian juga pengundian hadiah bagi peserta jalan sehat.
Hadiah yang diundi diantarannya meliputi hadiah utama sepeda motor, sepeda gunung, lemari es, sepeda listrik dan ratusan hadiah menarik lainnya.
Plt. Kepala Bapenda, Dr.Kokok Adi Prayogo menjelaskan, ada tiga 3 tujuan utama dari kegiatan ini. Pertama memberikan penghargaan kepada para wajib pajak teladan yang secara patuh dan taat menunaikan kewajiban pajaknya dan menjadi panutan bagi masyarakat lainnya. Kemudian yang kedua mendorong kesadaran dan partisipasi masyarakat serta pelaku usaha agar semakin patuh dan taat membayar pajak.
’’Yang tidak kalah penting menguatkan sinergitas antara pemerintah daerah, perangkat teknis, dan pemangku kepentingan untuk mengoptimalkan pendapatan asli daerah demi mendukung pembangunan kabupaten pasuruan yang berkelanjutan,’’ jelas Dr. Kokok.
Melalui Gebyar Panutan, lanjutnya, diharapkan penghargaan yang diberikan kepada wajib pajak patuh dan taat dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi wajib pajak lainnya. Sehingga kesadaran masyarakat akan kewajiban pajak daerah meningkat, sehingga tingkat kepatuhan wajib pajak dapat terus tumbuh positif setiap tahunnya.
Bagi Pemkab Pasuruan, Gebyar Panutan Pajak Derah mampu mendorong terwujudnya kemandirian fiskal daerah dengan meningkatnya pendapatan asli daerah (PAD). ”Serta tumbuhnya sinergi dan kolaborasi antara seluruh elemen pemerintah dan masyarakat sehingga pembangunan kabupaten pasuruan dapat diwujudkan secara optimal,” tutur Dr Kokok.
Sementara itu Wabup Gus Shobih dalam sambutannya menyampaikan pajak merupakan urat nadi pembangunan, yang hasilnya dapat kita rasakan bersama dalam berbagai sektor. Diantaranya perbaikan infrastruktur, peningkatan mutu pendidikan dan layanan kesehatan, hingga penguatan pelayanan publik.


Melalui kegiatan Gebyar Panutan Pajak Daerah tahun 2026 ini, Pemkab Pasuruan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada wajib pajak teladan dan patuh/taat yang telah memberikan kontribusi yang luar biasa.
”Apresiasi ini bukan hanya bentuk penghargaan, namun juga sebagai motivasi dan semangat tinggi agar seluruh masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Pasuruan tergerak untuk dapat berkontribusi dan berpartisipasi ke depannya,’’ kata Gus Shobih. (unt/fun/*)
Capaian Pendapatan Daerah
Target Rp 653.283.255.374
Realisasi (tribulan tiga) Rp 530.991.524.675
Capaian 81.28 Persen