Pekan Raya Pasuruan 2026 Resmi Dibuka, Jadi Momentum Kebangkitan Ekonomi Masyarakat

Rizal Syatori • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 16:16 WIB
DIRESMIKAN: Wakil Bupati Pasuruan Gus Shobih saat memukul gong, penanda dimulainya gelaran Pekan Raya Pasuruan 2026. (Rizal Syatori/Radar Bromo)
DIRESMIKAN: Wakil Bupati Pasuruan Gus Shobih saat memukul gong, penanda dimulainya gelaran Pekan Raya Pasuruan 2026. (Rizal Syatori/Radar Bromo)

PANDAAN, Radar Bromo - Gelaran Pekan Raya Pasuruan 2026 resmi dibuka oleh Wakil Bupati Pasuruan, HM Sobih Asrori, Senin (21/9) malam sekitar pukul 19.00.

Acara yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ini, akan berlangsung selama sepekan penuh.

Mulai 21 hingga 27 September 2026, bertempat di Taman Candra Wilwatikta, Kecamatan Pandaan.

Dalam pembukaan tersebut, Wabup didampingi oleh Sekda Kabupaten Pasuruan Yudha Triwidya Sasongko, Ketua Panitia Hari Jadi sekaligus Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Diano Vela Fery Santono, Wakil Ketua TP3D Suryono Pane, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan perwakilan Forkopimda.

Prosesi pembukaan ditandai dengan pengguntingan pita di gapura masuk ekspo.

Setelah itu, Wabup beserta rombongan berkeliling meninjau langsung dan berdialog dengan para penjaga di 118 stan yang tersedia.

Stan-stan tersebut memamerkan berbagai sektor pelayanan publik OPD, produk UMKM dan IKM, stan kuliner, perusahaan swasta, hingga BUMD dan BUMN.

Ketua Panitia Hari Jadi Kabupaten Pasuruan, Diano Vela Fery Santono, menjelaskan ajang ini dirancang sebagai wadah strategis, bagi potensi lokal.

"Pekan Raya ini menjadi sarana efektif promosi daerah, khususnya bagi pelaku UKM, IKM, dan ekonomi kreatif. Di samping itu, acara ini juga menjadi sarana hiburan yang edukatif bagi masyarakat," terang Diano.

Sebelum melakukan pemukulan gong di panggung amphitheater Taman Candra Wilwatikta, Gus Shobih-sapaan Wabup Pasuruan-menyampaikan dalam sambutannya, bahwa Pekan Raya Pasuruan 2026, mengusung misi yang lebih besar dari sekadar perayaan tahunan.

Ajang ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan bersama bagi seluruh elemen masyarakat untuk berbelanja, berwisata, sekaligus berinvestasi.

"Selama tujuh hari ke depan, acara ini tidak hanya menyuguhkan hiburan bagi warga, tetapi juga menjadi ruang ekspo bagi produk-produk unggulan daerah. Serta menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan ramah. Ini saatnya pengembangan ekonomi kreatif, UMKM, dan IKM karya lokal kita untuk unjuk gigi," tegasnya.

Selain menampilkan panggung apresiasi seni, Pekan Raya Pasuruan 2026 juga menyajikan ragam kuliner khas lokal, hingga makanan kekinian untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat secara langsung.

"Pasuruan bangkit, bersama kita bisa," ungkap Gus Shobih menutup sambutannya. (zal/one)

Editor : Jawanto Arifin
Gus Shobih hari jadi kabupaten pasuruan pemkab pasuruan Pekan Raya Pasuruan