PANDAAN, Radar Bromo - Kurangnya kewaspadaan saat berkendara, bisa berujung celaka.
Seperti yang menimpa Naufal, 9, seorang bocah asal Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.
Ia harus meregang nyawa secara memilukan, setelah sepeda motor yang ditumpanginya, terpeleset jatuh dan langsung tertabrak truk wing boks berdosis besar, Senin (14/9) siang.
Tragedi memilukan ini terjadi sekitar pukul 13.35 di jalur bypass Pandaan, tepatnya menjelang simpang empat Traffic Light (TL) Taman Dayu, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.
Insiden bermula, saat korban dibonceng oleh ibunya, Atik Ludviyanti, 43, mengendarai sepeda motor Honda Vario bernopol N 5023 TDV dari arah barat ke timur.
Petaka muncul, ketika motor melaju di bahu jalan sebelah kiri dan hendak naik kembali ke badan jalan utama.
Diduga akibat kurang waspada terhadap perbedaan tinggi kontur jalan, ban motor korban mendadak terpeleset hingga oleng dan roboh seketika.
"Saat motor terpeleset dan jatuh, sang ibu selaku pengendara motor selamat tanpa mengalami luka. Namun nahas, anaknya yang dibonceng terlempar ke arah kanan dan langsung tertabrak truk wing boks yang berjalan searah," terang anggota Unit Lantas Polsek Pandaan Aipda Heru Susanto.
Truk wing boks bernopol B 9535 UO tersebut dikemudikan oleh Anjar Aji Putra, 28, warga Kecamatan Sukun, Kota Malang.
Karena jarak jatuhnya korban yang terlampau dekat dengan posisi truk, sang sopir tidak memiliki ruang ruang untuk menghindar.
Akibat fatalitas benturan, korban mengalami kondisi kritis dan mengembuskan napas terakhirnya saat berada di dalam ambulans dalam perjalanan menuju rumah sakit terdekat.
Jasad bocah malang tersebut kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Watukosek, Gempol. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin