Sopir asal Bandung Ditemukan Terbujur Kaku di Kabin Truk saat Parkir di Area Pabrik

Rizal Syatori • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 20:20 WIB
EVAKUASI: Petugas kepolisian bersama tim medis dan warga, saat mengevakuasi jasad Suarno Sucipto, 41, seorang sopir truk asal Bandung yang ditemukan tewas di dalam kabin truk. (Polsek Pandaan for Radar Bromo)
EVAKUASI: Petugas kepolisian bersama tim medis dan warga, saat mengevakuasi jasad Suarno Sucipto, 41, seorang sopir truk asal Bandung yang ditemukan tewas di dalam kabin truk. (Polsek Pandaan for Radar Bromo)

PANDAAN, Radar Bromo - Seorang sopir truk bernama Suarno Sucipto, 41, warga Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, didapati meninggal dunia di dalam kabin kemudi kendaraan yang dikendarainya sendiri.

Korban ditemukan dalam kondisi terbujur kaku di dalam truk wing boks bernomor polisi D 9654 YV.

Peristiwa tersebut terjadi, saat kendaraan boks itu tengah terparkir di area dalam pabrik PT Amsil, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Jasad korban pertama kali diketahui oleh pihak pabrik, Senin (24/8) malam, sekitar pukul 21.30.

Kapolsek Pandaan Kompol Slamet Prayitno, membenarkan adanya temuan jasad sopir truk tersebut.

Pihaknya langsung bergerak menuju lokasi, setelah menerima laporan dari manajemen perusahaan.

"Saat ditemukan, korban sudah meninggal dunia berada di ruang kemudi atau kabin truk wing boks, yang dikemudikannya sendiri. Posisinya terlentang dan tubuh dalam keadaan terbujur kaku," terangnya.

Tak berselang lama, Tim Inafis Polres Pasuruan tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), untuk melakukan olah tempat kejadian bersama personel Polsek Pandaan. Petugas langsung melakukan pemeriksaan luar secara menyeluruh pada tubuh korban.

Hasil identifikasi awal menyatakan, bahwa tidak ada tanda-tanda bekas kekerasan maupun penganiayaan pada fisik korban.

Setelah proses olah TKP selesai pada malam itu juga, jasad korban dievakuasi menggunakan mobil ambulans dari Puskesmas Pandaan, untuk dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Porong, Kabupaten Sidoarjo, guna menjalani proses visum luar.

"Kematian korban diduga kuat karena sakit. Pada jasad atau tubuhnya, sama sekali tidak ditemukan bekas atau tanda-tanda kekerasan," urainya. (zal/one)

Editor : Jawanto Arifin
jasad truk sopir meninggal evakuasi