Kebakaran Gunung Arjuno: Blok Ogal Agil Masih Membara Malam Ini, Api dari Area Puncak Merambat Turun

Mokhamad Zubaidillah • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:16 WIB

MEMBARA: Kobaran api di kawasan Blok Ogal-agil Gunung Arjuno saat dipotret dari kawasan Prigen, Selasa malam (25/8). (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)

MEMBARA: Kobaran api di kawasan Blok Ogal-agil Gunung Arjuno saat dipotret dari kawasan Prigen, Selasa malam (25/8). (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)

PRIGEN, Radar Bromo– Amukan si jago merah yang menerjang kawasan hutan Gunung Arjuno-Welirang belum berhasil dijinakkan. Hingga Selasa malam (25/8) sekitar pukul 22.00 WIB, kobaran api terpantau masih menyala dan merembet ke bawah, tepatnya di kawasan Blok Ogal Agil.

​Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Bromo, pergerakan api sejatinya telah terdeteksi sejak pagi hari.

Kobaran yang awalnya bermula dari area puncak perlahan terus merambat turun ke lereng bagian bawah.

Kondisi angin yang cukup kencang serta vegetasi semak kering membuat lidah api dengan cepat meluas.

​Meski upaya pemadaman lewat udara menggunakan water bombing telah dilakukan BPBD Jatim siang harinya, perjuangan di jalur darat sama sekali tidak mengendur.

Puluhan petugas gabungan terjun langsung ke titik koordinat kebakaran untuk memotong laju api.

​Tim gabungan yang terdiri dari personel Tahura Raden Soerjo, Perhutani, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan sejumlah personel BPBD gabungan (Jatim, Kabupaten Pasuruan dan Kota Batu) bergerak untuk membantu tim yang sejak pagi bertahan di atas.

Baca Juga: Intenskan Water Bombing untuk Padamkan Api di Arjuno-Welirang, Kawasan Terbakar Capai 146,85 Ha

Para petugas ini bertarung melawan cuaca dingin dan medan yang terjal demi memadamkan api sekaligus membuat sekat bakar.

Sementara itu, Kabid Konservasi Sumber Daya Hutan dan Ekosistem (KSDHE) Dishut Jatim,  Purnomo Probo Nugroho, yang berada di Posko Karhutla Kaliandra, Selasa (25/8) siang mengungkapkan, ada sebanyak 30 personel tim gabungan terus melakukan upaya pemadaman manual dari darat.

Mereka berangkat melalui jalur Sumber Brantas Batu dan Tretes Pasuruan.

"Untuk vegetasi yang terbakar, mayoritasnya cemara gunung. Selebihnya, adalah alang-alang dan semak belukar," pungkasnya.

Berdasar data Pusdalops BPBD Jatim, hingga saat ini, Selasa (25/8), area terdampak Karhutla di kawasan Gunung Arjuna Welirang telah mencapai 146,85 Ha.

Hingga berita ini ditulis, tim gabungan masih berjibaku di atas untuk melokalisir pergerakan api. (ube/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
area puncak kebakaran hutan tahura r soerjo gunung arjuno prigen