Kebakaran Arjuno-Welirang, Kawasan Tahura R Soerjo Terbakar Capai 146,85 Hektare

Rizal Syatori • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:07 WIB
Kepulan asap terpantau di lereng Gunung Arjuno-Welirang, kawasan Tahura R Soerjo saat dipotret dari kawasan Pulokerto, Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Minggu (23/8). (Rizal Syatori/ Radar Bromo)
Kepulan asap terpantau di lereng Gunung Arjuno dan gunung Kembar II, kawasan Tahura R Soerjo saat dipotret dari kawasan Pulokerto, Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Minggu (23/8). (Rizal Syatori/ Radar Bromo)

PRIGEN, Radar Bromo-Memasuki hari kelima, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Tahura R. Soerjo belum padam.

Hingga Sabtu malam (22/8), luas lahan yang terbakar mencapai 146,85 hektare. Di tengah meluasnya area terdampak, posko karhutla masih dioperasikan 24 jam untuk mendukung upaya pemadaman.

Operasional posko dipusatkan di dua lokasi yakni di Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Lalu di Lapangan Kaliandra, Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, dua tenda milik BPBD Kabupaten Pasuruan masih terpasang pada Minggu (23/8) pagi di lapangan Kaliandra.

Sejumlah personel masih bersiaga di lokasi dilengkapi sejumlah logistik untuk mendukung penanganan karhutla.

“Posko karhutla Arjuno-Welirang di wilayah kami sejauh ini tetap operasional selama 24 jam penuh,” terang Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Prayitno.

Posko di Lapangan Kaliandra itu difungsikan sebagai pusat informasi, sekaligus tempat suplai logistik. Posko tersebut juga digunakan untuk mendukung pelaksanaan pemadaman melalui water bombing.

Baca Juga: Sempat Padam, Titik Api Kembali Muncul di Blok Watu Gede Lereng Arjuno

“Termasuk membantu pelaksanaan water bombing. Sebab, air untuk water bombing diambil dari kolam di kaliandra,” ungkapnya.

Kepala UPT Tahura R. Soerjo Agustiningtyas Marini menjelaskan, luas lahan yang terbakar di kawasan Tahura R. Soerjo hingga Sabtu malam (22/8) mencapai 146,85 hektare. Sebagian besar area terbakar berada di wilayah Kabupaten Pasuruan.

“Dari 146,85 hektare, seluas 144,05 hektare berada di wilayah Kabupaten Pasuruan. Sisanya 2,80 hektare berada di wilayah Kota Batu. Vegetasi yang terbakar meliputi alang-alang, semak belukar, dan cemara gunung,” beber Agustiningtyas.

Upaya pemadaman di lapangan masih menghadapi sejumlah kendala. Proses penanganan dipengaruhi perubahan cuaca dan angin, ditambah kondisi medan yang curam.

Kondisi tersebut membuat proses pemadaman karhutla di kawasan Arjuno-Welirang masih membutuhkan dukungan personel dan logistik. Juga operasional posko yang terus berjalan. (zal/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
kebakaran hutan Gunung Arjuno Welirang pasuruan prigen