Perkembangan Kasus Keluhan Menu MBG di SMAN 1 Pandaan Menggantung, Polisi: Masih Penyelidikan

Rizal Syatori • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:31 WIB
DAPUR PROGRAM: Kondisi tampak depan gedung SPPG Sumbergedang Pandaan yang menjadi pemasok menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 1 Pandaan. (Dokumen Jawa Pos Radar Bromo)
DAPUR PROGRAM: Kondisi tampak depan gedung SPPG Sumbergedang Pandaan yang menjadi pemasok menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 1 Pandaan. (Dokumen Jawa Pos Radar Bromo)

PANDAAN, Radar Bromo – Teka-teki kelanjutan kasus keluhan massal setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 1 Pandaan, tak kunjung menemui titik terang.

Meski hasil uji laboratorium menu makanan dinyatakan negatif atau nihil, Unit Reskrim Polsek Pandaan menegaskan, proses penyelidikan perkara tersebut hingga kini masih tetap berjalan.

Kasus yang terjadi pada Rabu (22/7) lalu itu, sempat membuat geger. Lantaran 14 pelajar mengalami keluhan kesehatan.

Dengan sembilan di antaranya, harus dilarikan ke IGD Puskesmas Pandaan.

Dalam perkembangannya, penyidik kepolisian telah memeriksa sedikitnya sembilan orang saksi, guna mendalami peristiwa tersebut.

Kanitreskrim Polsek Pandaan Ipda Firman Andhika, menjelaskan status penanganan kasus ini, masih dalam tahap penyelidikan (lidik).

Baca Juga: Hasil Uji Lab Dinyatakan Aman, Distribusi MBG dari SPPG Pandaan Sumbergedang Masih Mandek

Pihak kepolisian belum mengambil keputusan untuk menghentikan perkara. Meskipun hasil uji laboratorium dari pihak penyedia menu (SPPG Pasuruan Pandaan Sumbergedang), sudah keluar dan hasilnya negatif.

"Penanganan kasusnya, untuk saat ini masih dalam lidik, belum diputuskan henti lidik. Meskipun hasil labnya sudah diketahui dan hasilnya nihil," ungkapnya.

Pihaknya mengaku, tidak ingin terburu-buru dalam menentukan apakah proses hukum ini akan dilanjutkan atau dihentikan.

Hal ini dikarenakan, kepolisian masih membutuhkan koordinasi lebih lanjut dengan instansi terkait yang berwenang, atas program nasional tersebut.

"Kami dari polsek, menunggu petunjuk dari Badan Gizi Nasional (BGN) dan Satreskrim Polres Pasuruan. Jika kemudian diputuskan henti lidik, nanti kami sampaikan," imbuhnya.

Di sisi lain, kondisi 14 pelajar kelas X yang sempat mengalami keluhan kesehatan, dipastikan telah pulih total dan kembali beraktivitas normal.

Selain itu, pihak kepolisian juga meyakinkan, bahwa tidak ada laporan resmi atau tuntutan hukum, yang dilayangkan oleh pihak korban maupun keluarga terkait insiden tersebut. (zal/one)

Baca Juga: Meski Cukup Tinggi, Laka Lantas di Kota Pasuruan dalam Beberapa Pekan Terakhir Tak Sampai Picu Korba

Editor : Moch Vikry Romadhoni
bergizi makanan program Mbg sman 1 pandaan