Kebakaran Hutan Kawasan Tahura Raden Soerjo Belum Padam: Titik Api Masih Ada di Blok Lengkehan

Rizal Syatori • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:14 WIB
MEMBARA: Titik api dan kepulan asap terpantau di atas pondokan, lereng Gunung Welirang, pada Rabu (19/8) sore. Lokasi ini ada di wilayah Kelurahan Pecalukan, Kecamatan Prigen. (Foto: Istimewa)
MEMBARA: Titik api dan kepulan asap terpantau di atas pondokan, lereng Gunung Welirang, pada Rabu (19/8) sore. Lokasi ini ada di wilayah Kelurahan Pecalukan, Kecamatan Prigen. (Foto: Istimewa)

 PRIGEN, Radar Bromo-Kebakaran hutan di wilayah Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo belum padam. Titik api muncul diketahui sejak Selasa (18/8) malam dan hingga Kamis (20/8), api belum padam.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo di lapangan dan informasi dari UPT. Tahura R. Soerjo, titik api masih ada dan kebakaran hutannya masih berlangsung.

"Titik api pertama kalinya muncul Selasa (18/8) malam. Lokasinya di atas pondokan, lereng Gunung Welirang, masuk di Kelurahan Pecalukan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Malang," jelas kepala UPT. Tahura R. Soerjo Agustiningtyas Marini.

Titik muncul membakar vegetasi rumput, alang-alang dan cemara gunung sudah kering. Alhasil, kebakaran meluas dan terlihat dari bawah.

Titik api ini berada di medan curam serta terjal. Ketinggiannya sekitar 2.500-2.700 meter dari permukaan air laut (dpl).

Pada Rabu (19.8) pagi, tim penanggulangan kebakaran diturunkan ke lokasi melakukan pemadaman di titik-titik api yang ada.

Total ada 26 orang orang yang turun, terdiri dari Polhut, Manggala Agni dan relawan Masyarakat Peduli Api (MPA).

"Pemadaman manual melibatkan puluhan personel, terdiri dari sejumlah unsur. Diberangkatkan dari pos izin pendakian Sumber Brantas, Kota Batu. Jaraknya lebih dekat," tuturnya.

Baca juga: Dilanda Kebakaran Hutan di Atas Pondokan, Jalur Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Kembali Ditutup

Pada Rabu (19/8) malam, titik api dari atas pondokan bergerak naik ke atas. Tepatnya di blok Lengkehan dan Lapangan Kotak, berada di antara lereng Gunung Kembar Satu dan Gunung Kembar Dua. Perbatasan antara Kabupaten Pasuruan dengan Kota Batu.

Karena titik apinya masih ada, dan belum 100 persen padam. Kemarin pagi (20/8), UPT. Tahura R. Soerjo dari pos izin pendakian Sumber Brantas, Kota Batu, kembali memberangkatkan puluhan personil untuk penanggulangan dan pemadaman kebakaran.

"Total personel penanggulangan kebakaran, berjumlah 59 orang. Masih bertahan diatas, fokus pemadaman api yang masih ada," ungkapnya.

Informasi yang dihimpun dari UPT. Tahura R. Soerjo dan Dinas Kehutanan Provinsi Jatim, hingga Kamis sore (20/8), api masih ada di beberapa titik dan belum padam total.

DI LOKASI: Posko karhutla Arjuno - Welirang yang dibangun di lapangan Kaliandra, Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen. (Foto: Rizal F Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)
DI LOKASI: Posko karhutla Arjuno - Welirang yang dibangun di lapangan Kaliandra, Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen. (Foto: Rizal F Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

 

"Fokus tim saat ini melakukan pemadaman via jalur darat, di titik api yang masih ada. Mudah-mudahan segera tertanggani dan padam," ujar Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jatim Jumadi.

Ditanya luas lahan yang terbakar di wilayah Tahura R. Soerjo, sekaligus faktor penyebabnya karena apa, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jatim belum bisa menyampaikan.

"Terkait itu masih dievaluasi dan di data, fokus kami saat ini konsentrasi ke upaya pemadaman dulu ya," cetusnya. (zal/fun)

Editor : Fandi Armanto
karhutla kebakaran hutan pasuruan jalur pendakian arjuno-welirang prigen