Warga Kepulungan Gempol Pasuruan Ditemukan Tewas di Sungai Irigasi, Keluarga Menolak Diotopsi

Rizal Syatori • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09 WIB

 

TOLAK OTOPSI: Petugas Polsek Gempol bersama Babinsa setempat memulangkan jenazah korban Handoko Aristiawa, 54, ke rumah duka. Keluarga menolak otopsi dan langsung memakamkan korban.
TOLAK OTOPSI: Petugas Polsek Gempol bersama Babinsa setempat memulangkan jenazah korban Handoko Aristiawa, 54, ke rumah duka. Keluarga menolak otopsi dan langsung memakamkan korban.

GEMPOL, Radar Bromo–Warga Dusun Kepulungan II, Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, digemparkan dengan penemuan jasad seorang pria di sungai irigasi.

Korban diketahui bernama Handoko Aristiawan, 54, warga setempat. Jenazahnya ditemukan tertelungkup di sungai yang ada di Dusun Kepulungan II, sekitar pukul 13.30, Kamis (13/8).

Informasi penemuan jasad korban pun langsung menyebar luas dari mulut ke mulut.

Warga juga menyampaikan informasi itu pada Pemerintah Desa Kepulungan dan Polsek Gempol.

"Saat ditemukan warga, posisi korban dalam keadaan terlungkup di sungai irigasi. Saat itu kondisinya sudah meninggal," terang Kapolsek Gempol Kompol Giadi Nugraha.

Petugas Polsek Gempol pun langsung ke lokasi, begitu mendapat laporan. Saat itu juga, jasad korban dievakuasi ke RS Asih Abyakta di Kepulungan. Baru kemudian dibawa pulang ke rumah duka untuk dimakamkan.

Kapolsek mengatakan, keluarga menerima kematian korban dan menolak korban diotopsi. Berdasarkan pemeriksaan luar terhadap tubuh korban, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun luka.

“Tidak ada temuan luka atau tanda kekerasan pada tubuh korban berdasarkan pemeriksaan luar. Korban meninggal karena sakit yang dideritanya,” terang Kapolsek. (zal/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
pasuruan kepulungan gempol penemuan mayat