
PANDAAN, Radar Bromo –Jalur nasional Malang–Surabaya, di Simpang Empat Patung Sapi, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan belum bisa lepas dari daerah rawan kecelakaan. Senin, siang (10/8) kecelakaan beruntun kembali terjadi.
Kali ini, kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan besar sekaligus.
Akibat insiden yang terjadi sekitar pukul 12.00 tersebut, dua sopir harus dilarikan ke rumah sakit.
Kendaraan yang terlibat adalah truk tronton AG 9974 UD, truk L 9670 UH, truk boks A 8238 YX, dan sebuah tronton tanpa muatan AG 8100 UR.
Informasinya, kecelakaan bermula saat tronton bermuatan air mineral dalam kemasan nopol AG 9974 UD melaju dari arah selatan (Malang) menuju utara (Surabaya).
Truk yang dikemudikan Rianto, warga Pamekasan, tersebut diduga mengalami gangguan fungsi rem, saat mendekati lampu lalu lintas yang sedang menyala merah.
Kehilangan kendali, tronton yang melaju di lajur kiri langsung banting setir ke kanan dan menyeruduk truk di depannya.
Baca Juga: Simpang Empat Patung Sapi Pandaan Rawan Kecelakaan, Perlu Pengalihan Simpul-Titik Jalan Paling Aman
Benturan keras tersebut, membuat truk yang dikemudikan Agus, warga Kaliwates, Kabupaten Jember, terdorong hingga naik ke atas median jalan.
Tak berhenti di situ, tronton tersebut terus melaju dan menghantam truk boks nopol A 8239 YX yang disopiri Suliano, asal Lawang, Kabupaten Malang.
Benturan berantai pun tak terhindarkan. Truk boks yang terdorong hebat ke depan, akhirnya menghantam tronton kosong nopol AG 8100 UR yang dikemudikan Muhayat, warga Banyumas, Jawa Tengah, yang sedang berhenti paling depan di antrean lampu merah.
"Saat kejadian posisi traffic light dari arah Malang, memang sedang menyala merah. Truk tronton itu menabrak truk dan truk boks dulu, baru kemudian truk boksnya terdorong maju menghantam truk saya," ujar Muhayat di TKP.
Proses evakuasi berlangsung dramatis. Sopir tronton pemicu kecelakaan dan sopir truk boks, sempat terjepit di dalam kabin kemudi yang ringsek parah.
Keduanya akhirnya berhasil dikeluarkan dalam kondisi selamat dan langsung dilarikan ke RS Prima Husada Sukorejo untuk mendapatkan perawatan medis akibat luka-luka yang diderita.
Imbas kecelakaan ini, kemacetan panjang sempat mengular dari kedua arah.
Arus lalu lintas baru kembali normal sore hari, setelah polisi mendatangkan truk derek untuk mengevakuasi keempat armada yang mengalami kerusakan materiil cukup parah tersebut.
Kapolsek Pandaan Kompol Slamet Prayitno membenarkan insiden tersebut. Ia menduga, kecelaan itu dipicu rem tronton mengalami masalah.
“Kecelakaan beruntun ini melibatkan empat kendaraan jenis truk. Dua orang sopir mengalami luka-luka. Dugaan awal, tronton paling belakang mengalami trouble atau blong pada sistem pengereman. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut," jelasnya. (zal/one)
Editor : Muhammad Fahmi