Kecelakaan Maut Renggut 4 Nyawa di Ngerong Gempol, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Rizal Syatori • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 23:52 WIB

 

Deretan bangunan yang alami kerusakan usai disasak truk saat tabrakan karambol, Senin (27/7). (Rizal Syatori/ Radar Bromo)
Deretan bangunan yang alami kerusakan usai disasak truk saat tabrakan karambol, Senin (27/7). (Rizal Syatori/ Radar Bromo)

 

GEMPOL, Radar Bromo–Penanganan kasus kecelakaan karambol yang melibatkan tujuh kendaraan dan merenggut 4 korban jiwa di Jalan Nasional Malang–Surabaya, Dusun Mojorejo, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, masih berlanjut.

Hingga Selasa (28/7), polisi masih melakukan penyelidikan. Belum ada tersangka yang ditetapkan dalam kecelakaan yang menewaskan empat orang itu.

Kecelakaan yang terjadi pada Senin pagi (27/7) itu kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan. Untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut, polisi juga melibatkan Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Ditlantas Polda Jawa Timur dalam olah tempat kejadian perkara (TKP).

Tim TAA Ditlantas Polda Jatim turun ke lokasi bersama Unit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan untuk melakukan olah TKP, Senin sore atau beberapa jam setelah kecelakaan.

"Kami melibatkan TAA Ditlantas Polda Jatim untuk olah TKP kecelakaan ini," jelas Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Ipda Budiwira Tri Utama saat dihubungi Jawa Pos Radar Bromo, kemarin (28/7).

Selain olah TKP, polisi juga mengamankan seluruh kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut sebagai barang bukti.

Baca Juga: Kecelakaan Karambol Ngerong Gempol Pasuruan, Sopir Truk Trailer Terjepit Tiga Jam

Total ada tujuh kendaraan yang diamankan. Terdiri atas satu truk tractor head, dua truk engkel, satu truk tangki, serta tiga sepeda motor.

Tiga sepeda motor yang diamankan yakni dua unit Honda Vario dan satu unit Honda Supra 125 X, diamankan di Poslantas Polsek Gempol. Sementara itu, satu truk tractor head, dua truk engkel, dan satu truk tangki diamankan di tempat penyimpanan barang bukti kecelakaan lalu lintas di Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol.

"Semua kendaraan yang terlibat laka lantas ini sudah kami amankan. Berjumlah tujuh kendaraan dan semuanya mengalami kerusakan," terangnya.

Polisi juga masih mendalami kondisi kendaraan, termasuk truk trailer atau tractor head bermuatan kertas yang diduga menjadi pemicu kecelakaan beruntun tersebut.

Pemeriksaan terhadap kendaraan maupun rangkaian penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab kecelakaan.

"Kasusnya dalam lidik, termasuk pemeriksaan kendaraan. Tersangka belum ada yang kami tetapkan. Menunggu hasil gelar perkara dulu," ungkapnya.

Saat ini, menurutnya, petugas belum bisa menyimpulkan penyebab kecelakaan. Apakah insiden itu dipicu rem blong pada truk tractor head atau faktor teknis lainnya.

"Penyebab kecelakaan masih dalam lidik. Dugaan sementara karena kurang kehati-hatian dan kurang konsentrasi dari sopir truk tractor head," tandasnya.

Seperti diberitakan, kecelakaan maut melibatkan tujuh kendaraan terjadi di Jalan Nasional Malang-Surabaya, Senin pagi (27/7). Tepatnya di utara SPBU Dusun Mojorejo, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol. Akibatnya, empat orang meninggal dan lima lainnya luka.

Truk tractor head bermuatan kertas diduga jadi pemicu kecelakaan. Sopir diduga kehilangan kendali, sehingga memicu rangkaian tabrakan yang berlangsung dalam hitungan detik. Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan itu juga menabrak enam bangunan di sepanjang jalan. Serta menumbangkan satu tiang lampu PJU dan empat tiang provider. (zal/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
pasuruan ngerong kecelakaan karambol gempol jalur malang surabaya