Usai Menyantap Menu MBG, 14 Pelajar SMAN 1 Pandaan Pasuruan Alami Gejala Keracunan hingga Dibawa ke IGD Puskesmas

Rizal Syatori • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 16:45 WIB
DIDUGA KERACUNAN: Sejumlah siswa-siswi SMAN 1 Pandaan saat dirawat di IGD Puskesmas Pandaan. Mereka alami gejala keracunan usai menyantap menu MBG, Rabu (22/7). (Rizal Syatori/ Radar Bromo)
DIDUGA KERACUNAN: Sejumlah siswa-siswi SMAN 1 Pandaan saat dirawat di IGD Puskesmas Pandaan. Mereka alami gejala keracunan usai menyantap menu MBG, Rabu (22/7). (Rizal Syatori/ Radar Bromo)

 

PANDAAN, Radar Bromo-Sebanyak 14 pelajar dari SMAN 1 Pandaan, Kabupaten Pasuruan mengalami gejala keracunan, usai menyantap menu makan bergizi gratis (MBG), Rabu (22/7). Mereka pun harus mendapatkan perawatan intensif.

Belasan pelajar itu mengalami keluhan mual-mual, muntah, gatal, serta sesak napas setelah menyantap menu MBG.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, belasan pelajar itu mengalami gejala keracunan sekitar pukul 11.45 - 12.15 siang.

Belasan pelajar itu pun langsung dievakuasi ke IGD Puskesmas Pandaan. Beberapa ada yang ditangani di UKS sekolah setempat.

"Total ada 14 pelajar yang mengalami gejala keracunan, usai menyantap menu MBG di sekolah kami,” jelas Imad, waka kesiswaan dari SMAN 1 Pandaan ditemui koran ini saat berada di Puskesmas Pandaan.

“Semuanya pelajar kelas X. Terdiri dari 11 perempuan dan 3 laki-laki," imbuhnya.

Baca Juga: Ibu dan Tiga Anaknya Dilarikan ke RS, Sekeluarga Korban Keracunan di Gending-Probolinggo Belum Pulih

Dari total 14 pelajar keracunan MBG, ada sembilan yang dibawa ke Puskesmas Pandaan untuk penanganan medis. Mereka terdiri dari dua pelajar laki-laki dan tujuh pelajar perempuan.

Setibanya di Puskesmas Pandaan, para pelajar tersebut langsung mendapat penanganan medis dari dokter.

Beberapa diantaranya terlihat ada yang diberi bantuan oksigen, juga ada yang diinfus.

"Dibawa ke Puskemas Pandaan ada sembilan pelajar, butuh penanganan medis. Lima lainnya di UKS sekolah kondisinya sudah membaik, pasca kejadian," terangnya.

Sebelum alami gejala keracunan, belasan pelajar X usai mengikuti kegiatan matrikulasi. Setelah itu, mereka berkumpul di aula atas SMAN 1 Pandaan makan MBG bersama, sekitar pukul 11.45 - 12.15 siang.

Baca Juga: BGN Masih Menunggak Rp1,609 Triliun untuk Proyek MBG, Ini Daftar Kewajibannya

"Setelah selesai makan, tiba-tiba ada pelajar mengeluh mual-mual, muntah-muntah, gatal-gatal dan lainnya. Langsung kami lakukan tindakan pertolongan medis, ada yang dibawah ke UKS dan juga ke puskesmas," bebernya.

Menu MBG yang diterima para pelajar di SMAN 1 Pandaan, saat itu berjumlah 1.296 paket.

MBG datang ke sekolah sekitar pukul 11.00 siang, dari SPPG Sumbergedang, Desa Sumbergedang, Kecamatan Pandaan.

Menu MBG-nya terdiri dari nasi putih, tempe bacem, nugget, sayuran cap jay dan selada, saus dan buah jeruk.

Salah seorang pelajar putra SMAN 1 Pandaan saat ditemui Jawa Pos Radar Brmo mengaku, ia mengeluhkan mual dan gatal-gatal. "Pertama mual-mual dulu, setelah itu gatal-gatal di bibir dan telingga," cetusnya.

Hal senada juga disampaikan pelajar putri lainnya, keracunan MBG dan perawatan medis di IGD Puskesmas Pandaan. "Saya muntah-muntah lebih dulu, setelah itu nyeri dada dan sesak," ujarnya.

Sementara itu, salah satu dokter dari Puskesmas Pandaan berada di IGD puskesmas setempat dr. Reviola menuturkan para pelajar dari SMAN 1 Pandaan mengalami keluhan beragam. Mulai dari nyeri dada, sesak, kram, menggigil, muntah, gatal-gatal di bibir dan telinga, serta nyeri perut.

"Penanganan kami lakukan sesuai kebutuhan dan keluhan, ada yang dengan pemberian oksigen, infus dan obat minum," terangnya.

Sekitar pukul 16.00, para pelajar yang dirawat di Puskesmas Pandaan semua diperbolehkan pulang untuk menjalani rawat jalan. (zal/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
pasuruan Mbg SPPG sman 1 pandaan keracunan