SUKOREJO, Radar Bromo –Nasib memilukan menimpa Moh. Syaifuddin Efendi, 28. Di tengah kesunyian malam, pemuda asal Dusun Krajan, Desa Capang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan ini meninggal di jalanan setelah menjadi korban tabrak lari.
Insiden tersebut menimpa korban di jalan nasional ruas Surabaya–Malang, Desa Lemahbang, Kecamatan Sukorejo, Senin (20/7) malam sekitar pukul 22.15.
Korban yang saat itu mengendarai motor Honda Scoopy nopol N 5954 TAV, sama sekali tidak menduga akan dijemput ajal dengan cara yang tragis.
Petaka bermula saat sebuah motor misterius melaju dari arah utara ke selatan.
Begitu tiba di lokasi kejadian, pengendara tak dikenal itu mendadak banting setir ke kanan demi menghindari kendaraan di depannya.
Gerakan ceroboh itu menyerempet motor Syaifuddin hingga membuatnya kehilangan kendali.
Tubuh pemuda malang itu oleng seketika. Ia terlempar jatuh dan menghantam kerasnya beton median jalan dengan sangat fatal. Akibat benturan hebat tersebut, Syaifuddin mengembuskan napas terakhirnya seketika itu juga di atas aspal jalan.
Sementara itu, pemotor misterius yang menyenggolnya justru tancap gas melarikan diri.
"Motor dikendarai korban, oleng ke kanan, terjatuh, dan menabrak median jalan. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Ipda Budiwara.
Malam itu juga, jasad pemuda tersebut dibawa ke RSUD Bangil. Motor Scoopy miliknya yang hancur, kini diamankan di Poslantas Purwosari.
Sementara itu, Unit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan langsung menggelar olah TKP pada Selasa (21/7) pagi, untuk melacak pelaku yang tega membiarkan nyawa korban melayang.
"Kasus lakanya saat ini masih dalam penyelidikan," jelas Budiwara. (zal/one)
Editor : Muhammad Fahmi