PURWOSARI, Radar Bromo – Mau jual vapor, malah kehilangan motor. De, pelajar kelas VII SMP di Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, menjadi korban dugaan penipuan berujung pencurian kendaraan bermotor, Kamis (16/7) siang.
Honda PCX merah miliknya raib setelah dipinjam dua pria yang berpura-pura jadi pembeli vapor lewat sistem COD alias cash on delivery.
Kejadian bermula di Dusun Pakem, Desa Martopuro, Purwosari. Dua pria datang berboncengan motor menemui De yang sudah menunggu untuk bertransaksi.
Tapi sebelum deal, mereka mengajak korban berpindah ke lokasi yang lebih sepi. Di depan area pemakaman.
”Katanya mau transaksi di tempat yang lebih aman. Akhirnya mereka pindah ke depan makam,” ujar Zaenal, warga yang mengetahui kejadian itu.
Di sana, vapor disepakati seharga Rp 50 ribu. Salah satu pelaku menyerahkan uang Rp 100 ribu dan meminta kembalian.
Lalu satu pelaku lagi meminta izin meminjam Honda PCX yang dibawa De. Alasannya mau beli sesuatu di toko, sekaligus mencari uang pecahan.
Baca Juga: Janjian COD-an Beli Motor, Malah Gondol PCX di Winongan Pasuruan, Arek Paiton Probolinggo Dimassa
De pun tidak curiga, sebab uang sudah ada di tangannya. Ia lantas menyerahkan kunci motor pada salah satu pelaku. Motor pun dibawa, namun pelaku tidak pernah kembali.
”Korban percaya karena uangnya sudah diberikan. Ternyata setelah motornya dipinjam, pelaku langsung pergi dan tidak kembali lagi,” kata Zaenal.
Aksi kedua pelaku terekam CCTV di sekitar lokasi. Rekaman itu kini menjadi salah satu petunjuk untuk mengungkap identitas dua terduga pelaku.
Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno memastikan, polisi menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kejadian tersebut. (tom/hn)
Editor : Muhammad Fahmi