Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kesaksian Keluarga Kecelakaan Maut CRV Tabrak Truk di Tol Malang Pandaan: Klakson Sudah Dibunyikan Lihat Mobil Oleng

Jawa Pos Radar • Jumat, 17 Juli 2026 | 16:11 WIB

 

BERDUKA: Keluarga saat mendoakan tiga korban kecelakaan maut Honda CRV menabrak truk di tol Malang. (Puguh Sudjatmiko / Jawa Pos)
BERDUKA: Keluarga saat mendoakan tiga korban kecelakaan maut Honda CRV menabrak truk di tol Malang. (Puguh Sudjatmiko / Jawa Pos)

 

Tiga kakak beradik yang dikenal aktif di kampung turut menjadi korban meninggal dalam kecelakaan di Tol Malang-Pandaan. Mobil yang menabrak truk mogok di bahu jalan itu bagian dari rombongan tiga kendaraan yang baru pulang berwisata di Batu.

AZAMI RAMADHAN, Surabaya

KECEPATAN mobil Honda CR-V warna putih itu tiba-tiba menurun. Lalu, jalurnya bergerak serong ke sisi kiri jalan.

Rudi yang menyopiri kendaraan di belakang mobil bernopol L 1720 CAY itu langsung membunyikan klakson.

Maksudnya untuk mengingatkan Ishaq, pengemudi mobil yang berada di posisi terdepan dari tiga kendaraan yang beriringan dan baru pulang berwisata dari Batu.

"Jadi, sopir di belakang sudah memperingatkan karena laju mobil sedikit ke kiri, namun akhirnya mobil langsung menghantam bagian belakang truk," papar salah seorang anggota keluarga korban Mulyadi, menceritakan kesaksian Rudi yang disampaikan kepadanya.

Baca Juga: Pengakuan Sopir Truk yang Ditabrak Honda CRV di Tol Pandaan-Malang hingga Merenggut 5 Korban Jiwa asal Ampel Surabaya

Lima dari sembilan orang di dalam Honda CR-V tersebut yang masih sekeluarga meninggal di lokasi.

Mereka juga tercatat berdomisili di kelurahan dan kecamatan yang sama: Ampel, Semampir, Surabaya. Empat korban luka lainnya dirawat di rumah sakit akibat tabrakan tersebut (lihat grafis).

Rombongan keluarga itu berangkat dari Surabaya menuju Batu pada Rabu (15/7) pagi. Insiden maut tersebut terjadi di Tol Malang-Pandaan sekitar pukul 20.00 dalam perjalanan pulang ke Kota Pahlawan.

"Kakak-kakak saya itu sangat peduli dan aktif di kampung," kata adik bungsu Ishaq, Mohammad Yacob, kepada Jawa Pos di rumah duka di kawasan Jalan Sukodono Gang IV, Kelurahan Ampel, Surabaya, kemarin (16/7).

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Malang–Pandaan KM 72 B, Rabu malam (15/7) pukul 20.00. Sebuah mobil Honda CR-V dengan sembilan penumpang menabrak truk tronton tanpa muatan yang sedang mogok. Akibatnya fatal, lima orang meninggal.

Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Jauhar Rizqullah Sumirat mengatakan, seluruh korban merupakan penumpang mobil Honda CR-V bernopol L 1720 CAY warna putih. Empat korban meninggal seketika di lokasi kejadian saat kecelakaan.

Sementara satu korban meninggal saat menjalani perawatan. Lalu, empat korban sisanya, mengalami luka-luka.

Lima korban meninggal masing-masing adalah sopir mobil Honda CR-V, Ishaq, 37, serta empat penumpangnya. Yaitu, Mufarroha, 27; Hanifah, 42; Hindun, 40; dan Wahyuni Putri Permata, 3. Sedangkan empat korban luka-luka adalah Wahyunia Putri Cahaya, 3; Qori'atul Jannah, 10; Umrotul Hasanah, 19; dan Zahra, 7.

Yang membuat miris, mereka semua masih satu keluarga. Mereka bahkan tinggal di kelurahan yang sama di Surabaya. Baik korban meninggal maupun korban luka-luka merupakan warga Kelurahan Ampel, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya. (*/ttg)

Editor : Muhammad Fahmi
tabrak truk honda crv Purwodadi tol malang kecelakaan maut