Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

CRV Tabrak Truk di Tol Malang-Pandaan: Lima Meninggal, Balita Kembar asal Ampel Surabaya Harus Berpisah Selamanya

Rizal Syatori • Kamis, 16 Juli 2026 | 19:19 WIB

 

HILANG KENDALI: Kondisi mobil Honda CRV sesaat usai menabrak truk di Tol Malang-Pandaan, masuk Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)
HILANG KENDALI: Kondisi mobil Honda CRV sesaat usai menabrak truk di Tol Malang-Pandaan, masuk Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)

 

PURWODADI, Radar Bromo– Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Malang–Pandaan KM 72 B, Rabu malam (15/7) pukul 20.00. Sebuah mobil Honda CR-V dengan sembilan penumpang menabrak truk tronton tanpa muatan yang sedang mogok. Akibatnya fatal, lima orang meninggal.

Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Jauhar Rizqullah Sumirat mengatakan, seluruh korban merupakan penumpang mobil Honda CR-V bernopol L 1720 CAY warna putih. Empat korban meninggal seketika di lokasi kejadian saat kecelakaan.

Sementara satu korban meninggal saat menjalani perawatan. Lalu, empat korban sisanya, mengalami luka-luka.

"Mobilnya berisi sembilan orang, meninggal dunia lima orang dan luka-luka empat orang," terang AKP Jauhar.

Lima korban meninggal masing-masing adalah sopir mobil Honda CR-V, Ishaq, 37, serta empat penumpangnya. Yaitu, Mufarroha, 27; Hanifah, 42; Hindun, 40; dan Wahyuni Putri Permata, 3. Sedangkan empat korban luka-luka adalah Wahyunia Putri Cahaya, 3; Qori'atul Jannah, 10; Umrotul Hasanah, 19; dan Zahra, 7.

Baca Juga: Kecelakaan Maut CRV Tabrak Truk di Tol Malang-Pandaan: Rombongan Korban asal Ampel Surabaya Baru Pulang Rekreasi dari Batu

Yang membuat miris, mereka semua masih satu keluarga. Mereka bahkan tinggal di kelurahan yang sama di Surabaya.

Baik korban meninggal maupun korban luka-luka merupakan warga Kelurahan Ampel, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya.

"Para korban yang meninggal dunia maupun yang luka-luka memiliki hubungan keluarga. Masih satu keluarga," terangnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan terjadi di Desa/ Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

Saat itu, Honda CR-V yang dikemudikan Ishaq melaju dari arah Malang menuju Surabaya. Mobil membawa sembilan orang penumpang. Mereka baru dari Kota Batu dan hendak pulang ke Surabaya.

Saat melintas di KM 72 B Tol Malang–Pandaan, tiba-tiba mobil keluar dari jalur. Mobil bergerak terus ke kiri sampai akhirnya menyerempet guardrail di sisi kiri jalur.

Tidak berhenti. Mobil terus melaju di bahu jalan. Lalu menghantam dengan keras bagian belakang kanan sebuah bak truk bernopol AD 8827 YA.

Truk itu dikemudikan Sukasdi, 37, warga Desa Botok, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar. Belakangan diketahui, truk berhenti di bahu jalan karena mengalami gangguan mesin dan mogok.

"Mobilnya di TKP menabrak guardrail dulu. Kemudian menabrak bak belakang truk sebelah kanan. Infonya mereka dari Batu dan dalam perjalanan pulang ke Surabaya," beber Kasat Lantas.

Baca Juga: Mobil CRV Isi 9 Penumpang Asal Surabaya Tabrak Truk di Tol Malang-Pandaan: 5 Nyawa Melayang, Salah Satunya Bayi, Ini Daftar Korban

Saking kerasnya benturan, membuat sopir Honda CR-V bersama empat penumpangnya meninggal seketika di lokasi kejadian. Seluruh jenazah kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Porong, Sidoarjo, malam itu juga.

Sementara itu, empat penumpang lainnya mengalami luka-luka. Tiga korban dilarikan ke RS Mitra Sehat Medika Pandaan. Sedangkan satu korban lainnya dirawat di RSUD Bangil.

Berdasarkan keterangan sementara, sopir mobil Honda CR-V, Ishaq, 37, didampingi istrinya yang duduk di depan yaitu Mufarroha, 27.

Mereka baru pulang rekreasi dari Batu. Bahkan, para korban masih ada yang memakai gelang rekreasi yang berfungsi sebagai karcis masuk. Namun tulisan di gelang itu sudah pudar. Tidak terbaca.

Tidak hanya satu mobil, informasi dari keluarga korban pada petugas menyebut, mereka rekreasi rombongan. Naik tiga mobil. Semuanya warga Kelurahan Semampir.

Adapun Honda CR-V ini termasuk salah satu dari tiga mobil tersebut. Mobil ini membawa delapan penumpang.

Satu orang duduk di samping sopir dan tujuh lainnya duduk di tengah. Sedangkan bagian belakang mobil yang berupa bagasi diisi banyak barang.

“Mobil bagian belakang itu diisi banyak barang saat kami cek setelah kecelakaan. Jadi kemungkinan besar, tidak ada penumpang yang duduk di sana. Semua penumpang duduk di tengah,” terang salah satu petugas yang tidak mau namanya disebut.

Karena tujuannya rekreasi, memang yang ikut banyak anak-anak dan remaja. Bahkan, ada balita kembar yang juga ikut rekreasi masih berusia 3 tahun. Yaitu, Wahyuni Putri Permata dan Wahyunia Putri Cahaya.

Yang miris, salah satu kembar bersaudara ini meninggal, yaitu Wahyuni. Sedangkan satu lagi yaitu Wahyunia, mengalami luka-luka.

Selain keduanya, juga ada anak-anak dan remaja yang ikut. Antara lain,  Qori'atul Jannah, 10; Umrotul Hasanah, 19; dan Zahra, 7. (zal/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
tol malang pandaan honda crv Purwodadi ampel kecelakaan maut