PURWODADI, Radar Bromo-Agenda rekreasi sekeluarga asal Kota Surabaya berujung tragedi. Mobil Honda CRV yang mereka tumpangi alami kecelakaan maut di tol Malang-Pandaan KM 72 B masuk Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.
Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Jauhar Rizqullah Sumirat, mereka semua masih keluarga. Namun bukan sekeluarga inti.
Menurut Kasat Lantas, banyak keluarga yang datang ke RS Bhayangkara tempat korban meninggal dievakuasi.
Namun karena masih syok, keluarga belum bisa menjawab pertanyaan petugas tentang hubungan kekeluargaan semua korban dalam satu mobil itu.
Berdasarkan keterangan sementara petugas di lapangan pada Jawa Pos Radar Bromo, sopir mobil Honda CR-V, Ishaq, 37, didampingi istrinya yang duduk di depan yaitu Mufarroha, 27.
Mereka baru pulang rekreasi dari Batu. Bahkan, para korban masih ada yang memakai gelang rekreasi yang berfungsi sebagai karcis masuk. Namun tulisan di gelang itu sudah pudar. Tidak terbaca.
Tidak hanya satu mobil, informasi dari keluarga korban pada petugas menyebut, mereka rekreasi rombongan. Naik tiga mobil. Semuanya warga Kelurahan Semampir.
Adapun Honda CR-V ini termasuk salah satu dari tiga mobil tersebut. Mobil ini membawa delapan penumpang.
Satu orang duduk di samping sopir dan tujuh lainnya duduk di tengah. Sedangkan bagian belakang mobil yang berupa bagasi diisi banyak barang.
“Mobil bagian belakang itu diisi banyak barang saat kami cek setelah kecelakaan. Jadi kemungkinan besar, tidak ada penumpang yang duduk di sana. Semua penumpang duduk di tengah,” terang salah satu petugas yang tidak mau namanya disebut.
Karena tujuannya rekreasi, memang yang ikut banyak anak-anak dan remaja. Bahkan, ada balita kembar yang juga ikut rekreasi masih berusia 3 tahun. Yaitu, Wahyuni Putri Permata dan Wahyunia Putri Cahaya.
Yang miris, salah satu kembar bersaudara ini meninggal, yaitu Wahyuni. Sedangkan satu lagi yaitu Wahyunia, mengalami luka-luka.
Selain keduanya, juga ada anak-anak dan remaja yang ikut. Antara lain, Qori'atul Jannah, 10; Umrotul Hasanah, 19; dan Zahra, 7.
Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Malang–Pandaan KM 72 B, Rabu malam (15/7) pukul 20.00. Sebuah mobil Honda CR-V dengan sembilan penumpang menabrak truk tronton tanpa muatan yang sedang mogok. Akibatnya fatal, lima orang meninggal.
Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Jauhar Rizqullah Sumirat mengatakan, seluruh korban merupakan penumpang mobil Honda CR-V bernopol L 1720 CAY warna putih. Empat korban meninggal seketika di lokasi kejadian saat kecelakaan.
Sementara satu korban meninggal saat menjalani perawatan. Lalu, empat korban sisanya, mengalami luka-luka.
Lima korban meninggal masing-masing adalah sopir mobil Honda CR-V, Ishaq, 37, serta empat penumpangnya. Yaitu, Mufarroha, 27; Hanifah, 42; Hindun, 40; dan Wahyuni Putri Permata, 3. Sedangkan empat korban luka-luka adalah Wahyunia Putri Cahaya, 3; Qori'atul Jannah, 10; Umrotul Hasanah, 19; dan Zahra, 7.
Yang membuat miris, mereka semua masih satu keluarga. Mereka bahkan tinggal di kelurahan yang sama di Surabaya. Baik korban meninggal maupun korban luka-luka merupakan warga Kelurahan Ampel, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya. (zal/hn)
Editor : Muhammad Fahmi