Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Truk Mendadak Berhenti di Area Parkir Gempol Plaza Pasuruan, Sopir Ternyata Meninggal di Dalam Kabin

Rizal Syatori • Kamis, 9 Juli 2026 | 10:09 WIB
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban yang meninggal di dalam kabin truk.
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban yang meninggal di dalam kabin truk.

 

GEMPOL, Radar Bromo-Hanya berjalan beberapa meter usai parkir di Kawasan Gempol Plaza, Kabupaten Pasuruan, truk itu mendadak berhenti. Tak maju lagi.

Saat didekati sejumlah warga, ternyata sang sopir truk didapati sudah meninggal di dalam kabin.

Insiden itu terjadi Rabu sore (8/7) sekitar pukul 15.30. Sopir yang meninggal itu diketahui bernama Ahmadi, 48, asal Desa Salen, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.

Ia ditemukan meninggal di ruang kabin atau kemudi, di dalam truk yang dikemudikannya bernopol DA 8706 LI.

"Kami mendapat informasi dari masyarakat, ada orang meninggal dunia di dalam truk. Berada di area parkir Gempol Plaza. Kami langsung meluncur sekaligus mendatanginya, ternyata korban sudah meninggal dunia," terang Kanitreskrim Polsek Gempol Aiptu Heri Susanto.

Sebelum kejadian, informasi yang dihimpun dari sejumlah saksi menyebutkan, sore itu truk dikemudikan korban berjalan dari arah barat menuju ke timur.

Truk itu lantas berhenti di depan toko untuk membeli rokok. Selanjutnya, korban naik kembali ke dalam truknya sekaligus menyalakan mesinnya.

Baca Juga: Truk Tronton Adu Moncong dengan Pikap di Gempol Pasuruan, Sopir Pikap Meninggal Terjepit

"Setelah truk berjalan beberapa meter, kendaraan tiba-tiba berhenti dan korban langsung mengalami kejang. Tergeletak dibangku jok sopir, kemudian dicek dan teernyata sudah meninggal dunia," bebernya.

Sore itu juga, petugas dari Polsek Gempol langsung melakukan olah TKP. Setelah selesai, selanjutnya jasad korban dievakuasi ke RS. Bhayangkara, Porong, Sidoarjo.

Selama ini diketahui korban bekerja sebagai sopir truk jasa angkut. Pihak keluarga menerima kematian korban, sekaligus menolak dilakukan otopsi atas jasad korban.

Dari hasil pemeriksaan luar, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan juga tidak ditemukan luka.

"Meninggalnya korban diduga karena serangan jantung. Selama ini sebelum meninggal mempunyai riwayat sakit jantung," tuturnya. (zal/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#gempol plaza #pasuruan #sopir truk #meninggal