Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Innalillahi, Tiga Nyawa Melayang di Simpang Patung Sapi setelah Truk Kontainer Sapu Lima Motor, Ini Identitas Korban

Muhamad Busthomi • Selasa, 7 Juli 2026 | 18:16 WIB
SAAT EVAKUASI: Suasana setelah kecelakaan container yang menabrak lima motor di simpang empat Patung Sapi Pandaan, Selasa (7/7) pagi. (Foto: Istimewa)
SAAT EVAKUASI: Suasana setelah kecelakaan container yang menabrak lima motor di simpang empat Patung Sapi Pandaan, Selasa (7/7) pagi. (Foto: Istimewa)

 PANDAAN, Radar Bromo- Sebuah truk kontainer diduga kehilangan kendali di turunan Simpang Empat Patung Sapi, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Selasa (7/7) pagi, menyapu lima sepeda motor yang melaju di depannya. Akibat insiden itu, tiga orang tewas dan tercatat ada enam korban alami luka-luka.

Kecelakaan itu berlangsung sekitar pukul 07.40. Semuanya berawal saat truk bernopol L 9381 CK dikemudikan Agung, 34, warga Simokerto, Surabaya, melaju dari arah Malang menuju Surabaya. Saat memasuki turunan menuju simpang, truk tak lagi bisa dikendalikan.

Lima motor dihantam beruntun. Honda Vario N-4116-TEU, Honda Beat N-3739-TDB, Honda Vario N-3070-TDB, Honda Scoopy N-6961-TDU, dan Honda PCX N-6220-TEU. Sebagian terpental. Sebagian lagi terseret hingga ringsek di bawah badan truk. Pengendara dan penumpang bergelimpangan di badan jalan.

Jalur utama Surabaya–Malang lumpuh total selama proses evakuasi. Tiga korban meninggal di lokasi. Mereka adalah Mukhammad Khoiron, 44, penumpang Honda Vario asal Desa Sukolelo, Kecamatan Prigen; Moch Ashif, 25, pengendara Honda PCX asal Kelurahan Ledug, Kecamatan Prigen; dan Moch Ashofi, 25, penumpang PCX yang juga warga Ledug.

Pengemudi truk mengalami patah kaki kanan dan dirawat di RS Mitra Sehat Medika Pandaan. Enam korban luka lainnya dirawat di tiga rumah sakit berbeda, RS Sahabat Sukorejo, Asih Abyakta Hospital Gempol, dan RS Mitra Sehat Medika Pandaan. Lukanya bervariasi. Ada yang patah kaki, ada yang mengalami nyeri dan luka robek.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Ipda Budi Wira mengatakan penyidik masih mendalami penyebab pasti kecelakaan.

"Saat ini kami masih mendalami penyebabnya, apakah karena kelalaian pengemudi, rem blong, atau faktor lain," ujarnya.

Selama evakuasi, jalur dari arah Malang ditutup sementara. Kendaraan dialihkan lewat sistem contraflow untuk mengurai kemacetan yang mengular beberapa kilometer.

Simpang Empat Patung Sapi bukan pertama kali jadi lokasi kecelakaan. Turunan panjang sebelum simpang itu sudah lama menjadi titik rawan bagi kendaraan berat yang harus mengurangi kecepatan menjelang lampu merah.

"Kami masih menyelidiki penyebab pasti sambil mengumpulkan keterangan saksi dan memeriksa kondisi teknis truk," jelas Budi. (tom/fun)

Editor : Fandi Armanto
#simpang empat patung sapi #satlantas polres pasuruan kora #Pandaan #kecelakaan maut