PANDAAN, Radar Bromo - Kasus tawuran antarkelompok yang diduga gangster hingga mengakibatkan satu korban mengalami luka sabetan sajam di kepala dan tangan, masih diselidiki kepolisian.
Kasus yang menimpa MSR, 18, asal Desa Ngerong, Kecamatan Gempol pada Kamis (2/7) dini hari di pinggir jalan Dusun Gelang, Desa Tawangrejo tersebut, ditangani dan dalam lidik Unit Reskrim Polsek Pandaan.
Sampai kemarin, pelakunya belum terungkap. Informasi ini disampaikan Kapolsek Pandaan Kompol. Slamet Prayitno saat dihubungi Jawa Pos Radar Bromo kemarin (5/7).
"Kasusnya dalam lidik, sekaligus menjadi atensi kami dilapangan. Pelakunya belum terungkap dan juga belum tertangkap," kata kapolsek.
Perkembangan di lapangan terkait kasus ini, kata kapolsek, untuk korban masih perawatan medis. Sehingga polisi belum bisa dimintai keterangan oleh penyidik.
Namun polisi sudah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi-saksi. Total sudah ada dua orang yang dimintai keterangan. "Saksi masih dua orang, tidak menutup kemungkinan jumlah tersebut bisa bertambah," bebernya.
Sementara itu, untuk minimalisir kasus serupa atau tawuran antara kelompok diduga gangster, Polsek Pandaan melakukan antisipasi dengan meningkatkan patroli malam di sejumlah titik.
Patroli ini juga untuk mengantisipasi aksi balap liar. Petugas patrol keliling hingga jelang pagi.
Patroli ini setidaknya untuk menimbulkan rasa aman bagi masyarakat. Sebab keberadaan gangster dan juga balap liar, meresahkan masyarakat. “Tak terkecuali pengguna jalan,” tandasnya. (zal/fun)
Editor : Fandi Armanto